Sport

Liga Inggris rugi hingga Rp 13 triliun akibat wabah virus corona

Jumat, 03 April 2020 | 09:15 WIB Sumber: BolaSport
Liga Inggris rugi hingga Rp 13 triliun akibat wabah virus corona

ILUSTRASI. Liga Inggris saat ini tengah menghadapi efek domino COVID-19 yang bisa membuat mereka rugi hingga Rp 13 triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Liga Inggris saat ini tengah menghadapi efek domino COVID-19 yang bisa membuat mereka rugi hingga Rp 13 triliun. Pandemi COVID-19 benar-benar mematikan roda bisnis dunia sepak bola di Inggris.

Semenjak diputuskan akan ditunda hingga 30 April 2020, Liga Inggris terus menuai kerugian, terutama dalam hak siar televisi. Dilansir oleh BolaSport.com dari Daily Mirror, penyelenggara kompetisi sepak bola di Inggris bisa menderita kerugian mencapai 750 juta pounds atau setara dengan Rp 13 triliun.

Baca Juga: Kolektor jersey Manchester United ikut donasi lawan covid-19

Kerugian itu bisa terwujud apabila sisa pertandingan musim ini tidak dilanjutkan oleh Liga Inggris. Maka dari itu, Liga Inggris sebisa mungkin mencoba melakukan segala cara agar kompetisi tetap berjalan.

Hal ini didasarkan pada kemungkinan bobroknya neraca keuangan mereka jika kompetisi tidak dilanjutkan. Selain itu, berhentinya pertandingan dan tidak adanya hak siar televisi juga telah membuat sebagian besar klub Inggris berada di ujung tanduk.

Banyak dari mereka yang mengandalkan hak siar televisi sebagai pemasukan andalan untuk menunjang kelangsungan hidup klub. Kondisi tersebut memaksa sebagian besar klub mengambil kebijakan pemotongan gaji para pemainnya.

Kebijakan ini diambil agar kondisi keuangan klub tetap sehat dan tidak mengalami kebangkrutan. Birmingham City dan Leeds United menjadi klub yang menyetujui adanya kebijakan penangguhan pembayaran gaji.

Baca Juga: Klub Liga Serie A Italia dilarang gelar latihan hingga 13 April 2020

Sementara itu, Brentford menjadi klub yang melakukan pemotongan gaji dengan memberikan pemainnya maksimum 5.000 pounds atau setara dengan 92 juta per pekan. Liga Inggris dan FA sedang mengupayakan kebijakan ini diberlakukan kepada seluruh klub.

Otoritas sepak bola Inggris sedang mengusahakan untuk membuka dialog dengan Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) agar kebijakan ini secara serentak dilaksanakan. Semua ini dilakukan demi melawan krisis yang sedang dialami oleh sepak bola akibat penyakit virus corona.

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul "Efek Domino COVID-19 - Klub Potong Gaji, Liga Inggris Rugi 13 Triliun"


Editor: Handoyo .


Terbaru