Sport

Meksiko Gugur di Piala Dunia 2026, Javier Aguirre Mundur dari Kursi Pelatih

Senin, 06 Juli 2026 | 13:25 WIB
Meksiko Gugur di Piala Dunia 2026, Javier Aguirre Mundur dari Kursi Pelatih

ILUSTRASI. Javier Aguirre resmi mundur usai Meksiko kalah 2-3 dari Inggris. Optimisme tetap menyala karena Rafa Marquez akan melanjutkan fondasi kuat. (REUTERS/Pedro Nunes)

Sumber: Reuters  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, resmi mengakhiri masa jabatannya setelah langkah El Tri di Piala Dunia 2026 terhenti usai kalah 2-3 dari Inggris pada babak 16 besar, Minggu (6/7/2026).

Kekalahan tersebut sekaligus menutup periode ketiga Aguirre sebagai pelatih Timnas Meksiko. Sebelumnya, ia telah memastikan akan meninggalkan posisinya setelah turnamen berakhir.

Meski gagal membawa Meksiko melaju lebih jauh, Aguirre menyatakan optimistis mantan kapten timnas, Rafa Marquez, mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun selama persiapan hingga penampilan di Piala Dunia.

Menurut Aguirre, skuad Meksiko berhasil mengembalikan kepercayaan diri publik setelah mencatatkan pencapaian terbaik di Piala Dunia dalam 40 tahun terakhir.

Di laga babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Azteca, Inggris memastikan tiket ke perempat final setelah mampu meredam kebangkitan Meksiko pada menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga: Pelatih Jerman Julian Nagelsmann Mundur Usai Gagal di Piala Dunia 2026

"Saya ingin mengucapkan selamat tinggal kepada rakyat saya dengan sebuah kemenangan. Itu sangat menyakitkan. Kami sudah berusaha," ujar Aguirre kepada wartawan.

Inggris lebih dulu mengendalikan pertandingan lewat dua gol cepat Jude Bellingham. Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan melalui Julian Quinones.

Setelah Inggris bermain dengan 10 orang, Harry Kane mencetak gol lewat tendangan penalti pada babak kedua. Raul Jimenez kemudian membalas melalui titik putih menjelang laga usai, tetapi gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Meksiko dari kekalahan.

Aguirre tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski harus tersingkir.

"Para pemain harus meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. Hari ini memang belum menjadi milik kami. Kami gagal memanfaatkan peluang, tetapi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka semua," kata Aguirre.

Pertandingan sempat ditunda selama satu jam akibat cuaca buruk di sekitar Stadion Azteca. Meski demikian, puluhan ribu pendukung Meksiko tetap memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh kepada tim tuan rumah.

Baca Juga: Scaloni Kehabisan Kata-Kata, Lionel Messi Terus Ukir Rekor di Piala Dunia

Sepanjang laga, suporter terus menyemangati tim dengan nyanyian "ya, kita bisa" saat Meksiko berusaha mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir.

Namun, pertahanan Inggris tetap kokoh hingga peluit panjang berbunyi. Inggris pun melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Norwegia di Miami pada Sabtu mendatang.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Aguirre mengaku bangga terhadap perjuangan anak asuhnya. Ia menilai tim berhasil membangun kembali identitas permainan sekaligus mempererat hubungan dengan para pendukung.

"Saya pergi dengan penuh kebanggaan. Para pemain ini membuat saya sangat bahagia. Kami berhasil mengembalikan rasa memiliki dan identitas tim ini," ujarnya.

Setelah kepergian Aguirre, Rafa Marquez diperkirakan akan mengambil alih kursi pelatih Timnas Meksiko. Marquez, yang pernah menjadi kapten Meksiko di lima edisi Piala Dunia, juga menjadi bagian dari staf kepelatihan Aguirre selama turnamen berlangsung.

Aguirre yakin Marquez memiliki kapasitas untuk membawa Meksiko meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang.

"Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia lebih dari mampu, dan saya yakin dia akan melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada saya," tutup Aguirre.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru