Reporter: Tiyas Widya Septiana | Editor: Tiyas Septiana
Sel darah putih
Nama lain dari sel darah putih adalah leukosit. Leukosit ini berfungsi sebagai pelindung tubuh dari berbagai macam infeksi.
Jika diibaratkan dengan tentara, leukosit bertugas untuk melindungi tubuh kita dan menyerang segala infeksi yang menyerang tubuh.
Meskipun memiliki tugas cukup berat, sel darah putih nyatanya berjumlah lebih sedikit dari sel darah merah. Jumlahnya hanya sekitar 4,5 - 10 ribu/milimeter kubik saja.
Umur leukosit juga lebih pendek dibandingkan eritrosit yaitu selama 12 hari. Selain itu bentuk sel darah putih tidak tetap seperti sel darah merah.
Komponen darah ini memiliki satu inti sel dan jenis yang beragam seperti neutrofil, limfosit, monosit, basofil, dan eosinofil.
Sel darah putih diproduksi di sumsum tulang belakang kita dan sebagian jaringan pada limpa.
Saat kita sakit atau terkena infeksi, jumlah leukosit akan meningkat hingga 30.000.
Namun jika jumlah sel darah putih lebih dari normal meski tidak terjadi infeksi, bisa mengakibatkan fagositosis dan menyerang sel darah merah dan sel darah putih.
Keadaan ini kemudian dikenal dengan kanker darah atau leukimia dimana sel-sel darah putih justru menyerang jaringan dalam tubuh yang masih sehat.
Baca Juga: 4 Juli Dibuka, Cek Syarat Mendaftar Beasiswa LPDP Reguler 2022 Tahap 2 Ini
Kepingan darah
Komponen darah selanjutnya adalah kepingan darah atau trombosit. Dibandingkan dengan eritrosit dan leukosit, komponen ini memiliki ukuran yang paling kecil.
Namun jumlah trombosit lebih banyak dibandingkan dengan sel darah putih yaitu sebanyak 15-300 ribu/milimeter kubik.
Trombosit berbeda dengan sel darah merah dan putih. Sel darah ini merupakan fragmen sel yang berukuran kecil dan berbentuk tidak beraturan serta tanpa inti sel.
Meskipun kecil, komponen darah memiliki fungsi yang penting. Komponen darah ini berfungsi untuk pembekuan darah jika terjadi luka baik luka dalam maupun luar.
Trombosit akan membuat benang fibrin yang berfungsi menghentikan pendarahan jika terjadi luka. Fibrin ini juga berfungsi untuk membentuk jaringan baru.
Keping darah memiliki umur yang cukup singkat yaitu antara 8-10 hari. Komponen darah ini terbentuk di organ hati dan limpa.
Nah itulah informasi tentang komponen pada darah manusia beserta fungsinya masing-masing. Karena fungsinya yang penting bagi kehidupan, kita perlu menjaga kesehatan dan fungsi darah dengan menerapkan pola hidup yang sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
