Otomotif

Mobil hybrid dan PHEV tidak kebal aturan ganjil genap di Jakarta

Jumat, 24 Januari 2020 | 23:01 WIB Sumber: Kompas.com
Mobil hybrid dan PHEV tidak kebal aturan ganjil genap di Jakarta

ILUSTRASI. mobil melintas di kawasan jalan Fatmawati jakarta Selatan, kawasan perluasan ganjil genap yang akan di berlakukan di Jakarta, kamis ( 15/08). Mobil hybrid dan PHEV tidak kebal aturan ganjil genap di Jakarta. Pho KONTAN/Achmad Fauzie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemprov DKI Jakarta memberikan kebebasan bagi mobil listrik berbasis baterai kebal terhadap aturan ganjil genap. Artinya bisa bebas melintas di jalan yang menerapkan aturan itu. 

Aturan tersebut tertuang dalam Pergub DKI Jakarta No 88 Tahun 2019 tentang kendaraan listrik mendapat pengecualian dari aturan kebijakan ganjil genap. 

Baca Juga: Demi biodiesel B30, ini yang dilakukan Hino

Namun, aturan ini tidak berlaku untuk mobil ramah lingkungan dengan teknologi plug in hybrid electric vehicle ( PHEV) maupun mobil hybrid. Hal ini dikarenakan dalam peraturan tersebut yang ditekankan adalah mobil yang murni menggunakan baterai sebagai tenaga penggeraknya. 

Sehingga, jika ada mobil yang masih menggunakan mesin konvensional, meskipun tetap menggunakan baterai tetap saja harus mematuhi aturan ganjil genap. 

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman saat dihubungi KOMPAS.com, Jumat (24/1/2020). 

Arif menyampaikan, untuk mobil PHEV dan Hybrid tetap mengikuti aturan yang ada atau ditetapkan pada koridor ganjil genap. “Yang diperkecualikan dalam aturan tersebut adalah yang mobil listrik full seperti Tesla, kalau yang semi tetap tidak boleh,” katanya. 

Selain memberikan kebebasan terhadap aturan ganjil genap, kendaraan listrik juga mendapatkan kemudahan lain dalam hal pajak kendaraan. Kendaraan listrik baik sepeda motor maupun mobil dibebaskan pajak balik nama kendaraan (BBNKB). 

Baca Juga: Dishub DKI siapkan stiker khusus untuk mobil listrik

Aturan pembebasan bea balik nama tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2020 yakni tentang Insentif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan. 

Peraturan tersebut sebagai tindak lanjut dari ketentuan Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 55 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan. (Ari Purnomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Hybrid dan PHEV Tidak Kebal Aturan Ganjil Genap Jakarta"


Editor: Tendi Mahadi


Terbaru