Pandemi berkepanjangan ganggu psikologi, Kalbu siapkan platform kesehatan mental

Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:49 WIB   Reporter: Ahmad Febrian
Pandemi berkepanjangan ganggu psikologi, Kalbu siapkan platform kesehatan mental

ILUSTRASI. Phobia kesehatan mental yang terganggu untuk ilustrasi kesehatan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pandemi Covid-19  menyebabkan kesadaran kesehatan meningkat. Maka, maraklah layanan kesehatan secara online alias telemedicine. 

Padahal pandemi yang berkepanjangan bisa mengganggu kesehatan mental atau psikologis masyarakat. Sayang, keehatan mental menjadi perhatian nomor dua setelah kesehatan fisik.

Maka, PT Nitis Jiwa Bangsa menghadirkan platform Kalbu, Platofm ini perantara bagi masyarakat yang membutuhkan diskusi atau konsultasi terkait kesehatan mental mereka dengan praktisi kesehatan mental. Melalui platform ini, Kalbu ingin menyadarkan masyarakat, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan bukan hal yang tabu untuk dibicarakan. 

Kalbu berangkat dari pengalaman masing-masing founder yang merasakan langsung pentingnya kesehatan mental. Sebagai orang-orang yang tidak berasal dari lingkungan psikologi, para founder paham jika platform kesehatan mental harus dibuat senyaman dan aman mungkin agar orang-orang mau membuka diri dan menceritakan keadaan kesehatan mental mereka. 

Kalbu memiliki berbagai layanan seperti online counseling dan online workshop dengan psikolog anak & keluarga, psikolog pendidikan, psikolog industri dan organisasi, dan psikolog olahraga. Tidak hanya fokus pada konsultasi dengan psikolog yang dikenal dengan nama Sahabat Kalbu.

Chief Visionary Officer Kalbu, Iman Hanggautomo mengatakan, sekecil apapun masalah kesehatan yang terjadi pada tubuh kita itu akan berefek pada kehidupan kita. Ini juga berlaku untuk kesehatan mental. 

“Sekarang saatnya memberi tahu semua orang yang berurusan dengan masalah kesehatan mental, mereka tidak sendirian dan mendapatkan dukungan. Perawatan untuk hal ini bukanlah tanda kelemahan, itu adalah bukti kekuatan,” kata Iman, dalam paparan daring, Senin (23/8).

Editor: Ahmad Febrian
Terbaru