Sport

PSSI: Suporter timnas Thailand mendapat jatah 3.000 tiket

Senin, 09 September 2019 | 11:50 WIB Sumber: BolaSport
PSSI: Suporter timnas Thailand mendapat jatah 3.000 tiket

ILUSTRASI. Pendukung Timnas Sepakbola Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski laga kandang timnas Indonesia kontra timnas Malaysia sempat diwarnai kericuhan, itu tak menyurutkan niat kedatangan suporter timnas Thailand ke Jakarta. PSSI sendiri masih memberlakukan jatah tiket kepada suporter tim tamu saat timnas Indonesia menjamu timnas Thailand.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu timnas Thailand pada laga kedua putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Laga ini akan terselenggara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9), pukul 19.30 WIB.

Sama seperti saat menjamu timnas Malaysia, suporter timnas Thailand akan mendapat jatah lebih dari tiga ribu tiket. "Masih sama seperti pertandingan melawan Malaysia. Kami sediakan 3.000 tiket sesuai aturan," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, Minggu (8/9).

Suporter timnas Thailand pun menggunakan jatah tiket yang mereka dapatkan dan akan datang ke Jakarta meski laga timnas Indonesia sebelumnya sempat diwarnai kericuhan. Hanya saja, belum diketahui pasti berapa banyak suporter timnas Thailand yang akan mengambil jatah tiket away tersebut.

"Komunikasi kami dengan Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) berjalan dengan baik. Pendukung Thailand akan datang," ujar Ratu Tisha.

Ratu Tisha meminta suporter timnas Indonesia menjadi tuan rumah yang baik atas kepercayaan yang diberikan FAT dan suporter timnas Thailand.

Dia tak ingin kericuhan di laga kontra timnas Malaysia terulang saat pasukan Simon McMenemy menjamu Chanathip Songkrasin cs. "Mereka tetap memercayai kita menjadi tuan rumah yang baik," tutur sekjen wanita pertama dalam sejarah PSSI itu.

"Sekarang, kita mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional. Ayo kita tunjukkan bersama-sama," ucapnya. (Muhammad Robbani)

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul "Suporter Timnas Thailand Tak Terpengaruh Kericuhan di SUGBK"


Editor: Yoyok


Terbaru