HOME

Puteri Indonesia 2020, sarjana hukum yang gemar blusukan di desa-desa

Sabtu, 07 Maret 2020 | 11:43 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Puteri Indonesia 2020, sarjana hukum yang gemar blusukan di desa-desa

ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - Tahukah Anda, kalau Puteri Indonesia 2020 adalah orang yang suka blusukan ke desa-desa?

Yayasan Puteri Indonesia resmi menobatkan peserta yang mewakili Jawa Timur Ayu Maulida Putri sebagai Puteri Indonesia 2020 pada Jumat (6/3) malam. 

Ayu Maulida unggul dari dua pesaingnya sebelum dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2020. Dua pesaing di final itu diantaranya adalah Putu Ayu Saraswati yang juga mewakili Provinsi Bali. Kedua adalah Jihane Almira Chedid wakil dari Jawa Tengah. 

Dua pesaing itu akhirnya menjadi runnerup di ajang kecantikan terbesar di Indonesia ini. Putu Ayu Saraswati resmi menjadi runner up pertama Puteri Indonesia 2020. Sementara Jihane Almira Chedid wakil dari Jawa Tengah dinobatkan sebagai runner up kedua, Puteri Indonesia 2020.

Baca Juga: Ayu Maulida arek Jawa Timur jadi Puteri Indonesia, yuk kenalan sama dia

Mengutip laman resmi Yayasan Puteri Indonesia, Ayu Maulida Putri merupakan anak kedua dari 3 bersaudara. Putri lahir dan tumbuh besar di Kota Surabaya Jawa Timur 22 tahun silam. Ia ternyata punya hobi blusukan di desa-desa untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Hobi blusukan Puteri Indonesia 2020 ini berawal dari kepedulian wanita yang akrab di sapa Ayuma ini terhadap pembangunan dalam negeri yang tidak merata sangat dan tidak dirasakan oleh penduduk desa. Faktor utama memang sangat beratnya kondisi perekonomian di desa yang menyebabkan pendidikan masyarakat desa tergolong sangat rendah. 

Baca Juga: Ayu Maulida Putri, perwakilan Jawa Timur menjadi pemenang Puteri Indonesia 2020

Pendidikan di desa jelas tidak seindah yang dapat dibayangkan dengan daerah perkotaan sehingga banyak sekali hal-hal yang patut kita perdulikan," kata Puteri Indonesia 2020 ini seperti dikutip dari laman Puteri-Indonesia.com.

Editor: Syamsul Azhar


Terbaru