HOME

Ranu Manduro di Mojokerto viral mirip New Zealand, pemilik lahan tutup lokasi

Senin, 02 Maret 2020 | 05:33 WIB Sumber: Surya Online,TribunNews.com
Ranu Manduro di Mojokerto viral mirip New Zealand, pemilik lahan tutup lokasi

ILUSTRASI. Ranu Manduro Mojokerto, Jawa Timur

KONTAN.CO.ID - MOJOKERTO. Viral di media sosial (medsos) lokasi wisata Ranu Manduro di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup untuk umum sejak Jumat (28/2/2020).

Ranu Manduro yang mempesona para netizen sehingga berbondong-bondong berkunjung ke sana adalah padang savana di lokasi bekas area pertambangan pasir-batu.

PT Wira Bumi, pemilik lahan yang kini kondang dengan sebutan Ranu Manduro itu, kini telah menutup lokasi tersebut. 

Baca Juga: Mulai hari ini, Garuda Indonesia Group beri diskon tiket ke 10 rute destinasi wisata

Pada papan pengumuman yang terpasang di pintu masuk menuju kawasan Ranu Manduro tertulis 'Dilarang Keras Wilayah Pertambangan Tanpa Izin'. 

Kepala Desa Manduro Manggung Gajah, Eka Dwi Firmansyah, membenarkan bahwa kawasan padang rumput Ranu Manduro ditutup oleh pihak pemilik lahan. 

"Iya ditutup PT Wira Bumi," ujarnya singkat saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Minggu (1/3/2020). 

Menurut Eka, warga telah berkomunikasi dengan pemilik lahan agar bersedia membuka kembali kawasan Ranu Manduro demi kepentingan warga. 

Banyaknya pengunjung dari luar kota yang ingin menikmati pemandangan alam di Ranu Manduro akhir-akhir ini membuat warga bisa menuai penghasilan. 

"Saya masih bantu warga minta izin perusahaan di Surabaya," ungkapnya. 

Baca Juga: Diskon tiket pesawat hingga 50% mulai berlaku hari ini

Ranu Manduro viral di media sosial beberapa waktu lalu karena pemandangannya yang indah. Lokasi ini bahkan disebut-sebut mirip dengan kawasan perbukitan di New Zealand. 

Editor: Hasbi Maulana


Terbaru