Kedai

Segarnya Kepala Kakap Kuah Kuning Pak Salim di Puri Kembangan

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:32 WIB
Segarnya Kepala Kakap Kuah Kuning Pak Salim di Puri Kembangan

ILUSTRASI. Kepala Kakap Pak Salim di Puri Kembangan, Jakarta Barat. (KONTAN/Sanny Cicilia)

Reporter: Sanny Cicilia  | Editor: Sanny Cicilia

Jangan buru-buru menganggap kepala ikan sebagai bagian yang terbuang. Di tangan Salim Sarmili, kepala kakap menjadi hidangan idola yang dicari para pengunjung kedai miliknya.

Nama kedainya, Kepala Kakap Pak Salim. Dalam sehari, Salim menjajakan lebih dari 100 porsi kepala kakap, yang ludes di saat jam makan siang.

Lokasinya di Jalan Kembang Mulia, Kembangan, Jakarta Barat, persis di depan Masjid Al Hurriyah. Kedai ini mudah dijangkau, baik oleh pengendara sepeda motor maupun mobil. Parkirnya pun tak sulit.

Konsep warung Kepala Kakap Pak Salim semi terbuka, tanpa dinding, dilengkapi deretan meja. Tapi, tak perlu khawatir kepanasan, karena suasananya teduh dan rindang.

Salim bilang, setiap hari dia mengolah sekitar 60 kepala kakap dari ikan seukuran 1,5 kilogram. Kepala kakap kemudian ia bagi menjadi dua bagian, sehingga jadi 120 porsi.

Ketika kakap diantar ke meja, penampilannya langsung menggugah selera. Kepala kakap berendam dalam kuah kuning bersama cabai rawit utuh, taburan bawang goreng, dan daun bawang. Atasnya dihiasi daun kemangi yang membuat hidangan kepala kakap cantik.

Begitu dicicip, daging kakapnya tebal, seratnya lembut. Tidak kalah penting, tak ada aroma amis mengganggu.

Kuahnya terasa segar, cenderung asin, gurih, dan pedas. Dimakan dengan nasi panas dan ditambah daun kemangi, wah, rasanya klop banget.

"Kepala kakap dimasak khas Betawi," ungkap Salim.

Berbeda dari gulai ikan yang umumnya menggunakan santan, kepala kakap besutan Salim dimasak dengan kuah kuning tanpa santan. Penggunaan bumbu cemplung yang berani membuat kuah kuning yang ringan ini tetap kaya rasa.

Agar tak amis, rahasia Salim ada pada belimbing wuluh. Buah kecil dengan rasa asam dan sepat ini dia gunakan untuk membantu menghilangkan aroma amis kepala kakap sekaligus mempertahankan kesegaran cita rasa masakan.

Sajian kepala kakap kuah kuning bukan satu-satunya juara di kedai ini. Pindang bandeng dengan cita rasa masakan Betawi juga menjadi salah satu menu yang laris manis yang wajib pengunjung coba.

Pindang bandeng disajikan dengan kuah kecap, memberikan rasa dan aroma yang sama sekali berbeda dengan kepala kakap kuah kuning. Di dalam sajian ini, ada beberapa cabe rawit utuh, tomat, serta taburan bawang goreng.

Rasanya cenderung ringan, bukan yang medok dan kental. Manisnya pas, tidak sampai membuat giung. Di sisi lain, rasa asin dan pedas tetap mendominasi. Potongan dagingnya tebal dari bandeng berukuran sekitar satu kilogram.

Saban hari, sekitar 50 porsi pindang bandeng bisa habis. Seperti kepala kakap, menu ini juga yang paling cepat ludes ketika jam makan siang.

Kemudian, soto dagingnya tak kalah sedap. Dagingnya tak pelit, dilengkapi sama potongan kentang dan tomat.

Sajian ini hadir dengan kuah santan yang creamy, sebagaimana karakter soto khas Betawi pada umumnya. Tetapi, tidak terasa terlalu berat.

Cita rasanya makin lengkap ketika disantap bersama sambal dan acar. Pedas sambal dan asam acar membuat rasa gurih kuah santan soto daging ini terasa lebih seimbang.

Bermacam menu

Kepala Kakap Pak Salim ternyata tidak langsung dikenal lewat sajian kepala kakap. Yuni, anak Salim, bercerita, sekitar sepuluh tahun lalu, kedai ini mulanya hanya menjual soto ayam dan ayam goreng.

Dua tahun kemudian, atau delapan tahun lalu, kepala kakap kuah kuning mulai hadir. Tak disangka, hidangan ini mendapat sambutan baik dari pengunjung dan perlahan menjadi menu andalan.

Kini, bukan hanya kepala kakap yang membuat pelanggan kembali. Menu lainnya sudah punya pelanggan setia.

Salah satunya, Erlin. Dia bahkan rela datang dari Pantai Indah Kapuk (PIK) untuk membungkus beberapa menu sekaligus untuk keluarganya, mulai kepala kakap, pindang bandeng, hingga opor ayam.

"Rasanya enak, banyak pilihan dan enak-enak," kata Erlin yang juga ikut mempromosikan soto daging kesukaannya.

Soal harga, seporsi kepala kakap kuah kuning dibanderol Rp 75.000. Jika ingin sekaligus dengan nasi, menjadi Rp 80.000. Sedang sepotong pindang bandeng dan satu porsi soto daging dibanderol dengan harga masing-masing Rp 30.000.

Pilihan menu tidak berhenti pada tiga hidangan tersebut. Salim juga menyediakan beragam lauk dan sayuran yang bisa dipilih sesuai selera.

Ada telur dadar, nila goreng, ikan teri kacang, hingga aneka sayuran, seperti tumis tauge, kacang panjang, dan pare. Harganya pun relatif terjangkau, dengan pilihan sayur dan lauk mulai dari Rp 5.000.

Untuk lauk lainnya, pecel ayam dibanderol seharga Rp 30.000 per porsi, sedangkan nila goreng berkisar Rp 20.000Rp 25.000 tergantung ukuran.

Untuk pembayaran, pengunjung tak perlu repot membawa banyak uang tunai. Sebab, kedai ini juga siap menerima pembayaran melalui QRIS

Oh, iya, kedai ini buka jam 10 pagi sampai tiga sore.

Kepala Kakap Pak Salim

Jl. Kembang Mulia Kembangan, Jakarta Barat

HP: 0896-6795-8430

Koordinat GPS:

-6.18074, 106.74786

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag
Terbaru