Tokoh

Sekjen PSSI Ratu Tisha mundur dari Pengurusan PSSI, berikut pernyataan lengkapnya

Senin, 13 April 2020 | 18:22 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Sekjen PSSI Ratu Tisha mundur dari Pengurusan PSSI, berikut pernyataan lengkapnya

ILUSTRASI. Sekjen PSSI Ratu Tisha memaparkan program pencapaian prestasi sepak bola Indonesia di Medan, Sumatera Utara, Rabu (5/12/2018). PSSI akan memproyeksikan timnas U-16 Indonesia nantinya lolos di Olimpiade Paris, Perancis 2024 dan Piala Dunia 2030 serta penin

KONTAN.CO.ID - Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha menyatakan mengundurkan diri dari jajaran pengurus PSSI. Ratu Tisha tidak memberikan penjelasan apa alasan dirinya mengundurkan diri dari posisi penting di organisasi sepakbola Indonesia ini.

"Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI,"kata Ratu Tisha dalam pesan di akun instagramnya. Ratu Tisha juga mengunggah rekaman suara dirinya di akun tersebut.

 Tisha merasa bersyukur pernah mendapatkan kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, juga pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

⁣Dear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI.⠀ ⠀ Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017. ⠀ ⠀ Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20. Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini. Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha. Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: “hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more. ----------- Because we love football,⠀ RT

A post shared by Ratu Tisha (@ratu.tisha) on

Ia juga mengenang masa bersama-sama memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi. 

Baca Juga: Ojek Online di Jakarta diatur Gubernur Anies dan dua menteri, mana yang dipatuhi

"Memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20,"katanya melalui akun Instagram yang ia unggah Senin (13/4) sore. 

Tisha merasa kebanggaan Tuan Rumah Piala Dunia U-20 tidak akan terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan semua pemangku kepentingan sepakbola di Indonesia.

Baca Juga: Ingat, dampingi putra putri untuk belajar di rumah lewat TVRI pagi ini pukul 8.00 WIB

Karena itu ia meminta agar semua pecinta sepak bola di tanah air agar jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. 

"Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar dan selalu ada jalan bagi yang tidak pernah lelah berusaha. 

Baca Juga: Tiga aturan ojek online yang bikin gamang, tegas melarang tapi ada yang membolehkan

Ia kembali menegaskan "Hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more.... Because we love football," katanya


Editor: Syamsul Azhar


Terbaru