Edukasi

Sering dituduh tidak bermanfaat, usus buntu ternyata memiliki fungsi, lo

Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:29 WIB   Reporter: Tiyas Widya Septiana
Sering dituduh tidak bermanfaat, usus buntu ternyata memiliki fungsi, lo

ILUSTRASI. Sering dituduh tidak bermanfaat, usus buntu ternyata memiliki fungsi, lo.

KONTAN.CO.ID - Anda tentu sering mendengar penyakit usus buntu. Penyakit ini biasanya membutuhkan penanganan operasi untuk mengangkat usus buntu. 

Usus merupakan salah satu organ dalam yang masuk dalam sistem pencernaan. Lalu, letak usus buntu ada di sebelah mana?

Melansir dari Web MD, usus buntu terletak di antara ujung usus halus dan usus besar. Usus buntu berbentuk seperti pipa kecil sepanjang 2-15 cm. Jadi, kira-kira usus buntu ada di perut kanan bagian bawah. 

Banyak orang awalnya menganggap organ ini tidak memiliki fungsi yang banyak. Setelah melalui berbagai penelitian, peneliti percaya, usus buntu memiliki fungsinya sendiri, yakni:

  • Sistem pencernaan

Bersumber dari News Medical, teori revolusi menunjukkan jika usus buntu memiliki peran dalam sistem pencernaan. Melalui bukunya, On the Origin of Species and The Descent of Man, Charles Darwin menyebutkan beberapa organ merupakan sisa dari evolusi. 

Organ "sisa" tersebut memiliki fungsi yang sama seperti saat sebelum berevolusi. Salah satu organ sisa tersebut adalah usus buntu. 

Usus buntu berfungsi untuk memproduksi dan menyimpan bakteri baik. Peneliti dari Duke University Medical Center mengatakan, jika sistem pencernaan kita memiliki banyak bakteri.

Bakteri tersebut tentunya yang tidak berbahaya dan membantu pencernaan makanan. Sayangnya, bakteri baik tersebut terbuang saat kita sedang sakit. 

Para peneliti mengungkapkan melalui jurnal online Journal of Theoretical Biology, usus buntu akan menyetok kembali bakteri baik. Usus buntu akan melepaskan bakteri baik yang kemudian digunakan kembali dalam sistem pencernaan.

Baca Juga: Jenis-jenis otot yang ada di tubuh manusia serta fungsinya

  • Sistem imun

Selain sistem pencernaan, usus buntu juga memiliki fungsi sebagai sistem imun. Melansir dari Quartz, peneliti dari Mindwestern University Arizona College of Osteopathic Medicine mengungkapkan fungsi usus buntu sebagai sistem imun tubuh. 

Organ ini memiliki fungsi kekebalan sekunder. Usus buntu akan mengkatalisasi respons sel imun serta melepaskan bakteri baik pada sistem pencernaan. 

  • Penyakit yang menyerang

Meskipun memiliki fungsi yang cukup penting, usus buntu yang terinfeksi harus diobati. Mengutip Web MD, penyakit yang menyerang usus buntu ada dua: radang usus buntu dan tumor karsinoid. 

Radang usus buntu menyebabkan penderita merasakan nyeri pada perut bagian kanan bawah. Hal ini disebabkan oleh usus buntu yang membengkak. 

Tindakan operasi biasanya dilakukan pada radang usus buntu. Usus buntu yang membengkak akan diangkat agar peradangan berhenti. 

Tumor karsinoid jarang terjadi. Tumor akan mengeluarkan zat yang menyebabkan diare yang berkepanjangan dan sesak napas. 

Selanjutnya: Pendaftaran program guru penggerak angkatan 2 segera dibuka, berikut syaratnya

 

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru