Sport

Setelah 9 tahun, kerajaan Juventus di Liga Italia akhirnya runtuh

Minggu, 02 Mei 2021 | 11:57 WIB Sumber: BolaSport
Setelah 9 tahun, kerajaan Juventus di Liga Italia akhirnya runtuh

ILUSTRASI. Cristiano Ronaldo dari Juventus sedang melakukan pemanasan sebelum pertandingan melawan Bologna pada laga Serie A di Allianz Stadium, Turin, Italia, Minggu (24/1/2021). REUTERS/Massimo Pinca

KONTAN.CO.ID - MILAN. Juventus belum turun bertanding pada pekan ke-34. Akan tetapi, kerajaan Si Nyonya Tua di Liga Italia sudah dipastikan runtuh pada Sabtu (1/5).

Juventus baru akan bermain melawan Udinese pada Minggu (2/5) pukul 23.00 WIB. Namun, sekitar 24 jam sebelum berlaga, Juventus melihat bahwa mereka sudah dipastikan secara matematis tidak akan bisa meraih scudetto.

Hal tersebut seiring kemenangan 2-0 Inter Milan atas Crotone dalam laga yang berlangsung kemarin pada pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Chelsea vs Fulham di Liga Inggris: The Cottagers bisa bikin kejutan atas The Blues

Juventus dipastikan tidak akan bisa mengejar perolehan poin Inter Milan.

Berkat kemenangan atas Crotone, Inter Milan mengoleksi 82 poin.

Juventus masih memiliki 5 pertandingan sisa dengan kini mengumpulkan 66 poin.Angka maksimal yang bisa didapatkan Juventus kalau mereka menang terus di sisa musim 2020-2021 hanya 81.

Untuk pertama kalinya sejak 2011-2012, Juventus dipastikan gagal meraih scudetto.

Baca Juga: Villarreal vs Arsenal di Liga Europa: The Gunners takluk di tangan Submarine 2-1

Pelatih Inter Milan yang juga mantan juru taktik Juventus, Antonio Conte, merayakan keberhasilan timnya menyudahi dominasi Si Nyonya Tua. "Kami berhasil meruntuhkan sebuah kerajaan yang berkuasa selama 9 tahun. Selamat kepada para pemain," kata Conte seperti dikutip Bolasport.com dari Tuttomercatoweb.

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru