Sport

Skotlandia Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia Setelah 36 Tahun, Kalahkan Haiti

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:49 WIB
Skotlandia Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia Setelah 36 Tahun, Kalahkan Haiti

ILUSTRASI. Skotlandia akhirnya meraih kemenangan Piala Dunia setelah 36 tahun. Gol tunggal McGinn membuat 'Tartan Army' berpesta, sekaligus membuka lebar peluang lolos babak gugur untuk pertama kalinya. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Sumber: Reuters  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BOSTON. Tim nasional Skotlandia akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun untuk meraih kemenangan di ajang Piala Dunia setelah menundukkan Haiti dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan Grup C yang berlangsung di Boston, Sabtu (13/6).

Didukung penuh oleh ribuan suporter setia mereka yang dikenal sebagai Tartan Army, Skotlandia berhasil mengamankan tiga poin penting berkat gol tunggal John McGinn pada babak pertama.

Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi pasukan Steve Clarke yang wajib meraih hasil maksimal atas Haiti sebelum menghadapi lawan yang lebih berat, yakni Brasil dan Maroko, dalam lanjutan fase grup.

Gol semata wayang Skotlandia tercipta pada menit ke-28. Berawal dari upaya jarak dekat Che Adams yang mampu ditepis kiper Haiti Johny Placide, bola liar kemudian jatuh ke kaki John McGinn. Tendangan McGinn sempat mengenai pemain lawan sebelum melambung melewati Placide dan bersarang di gawang Haiti.

Baca Juga: Piala Dunia: Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1, Ancelotti Akui Timnya Tampil Gugup

Sebelumnya, pada menit ke-17, Scott McTominay hampir membawa Skotlandia unggul lebih dahulu ketika tendangannya membentur tiang gawang.

Meski Haiti beberapa kali menunjukkan kecepatan serangan balik yang berbahaya dan meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir pertandingan, penjaga gawang Skotlandia Angus Gunn nyaris tidak dipaksa melakukan penyelamatan penting.

Hasil ini membawa Skotlandia sementara memuncaki klasemen Grup C setelah Brasil dan Maroko, yang lebih dulu bertanding pada hari yang sama, bermain imbang 1-1. Kemenangan tersebut sekaligus memperbesar peluang Skotlandia untuk akhirnya lolos ke babak gugur turnamen besar untuk pertama kalinya.

Pelatih Skotlandia Steve Clarke mengakui timnya tidak tampil sempurna, tetapi tetap puas dengan hasil yang diraih.

"Kami mungkin membuat para pendukung sedikit tegang. Semua orang mengatakan ini adalah pertandingan yang wajib dimenangkan, dan kami berhasil memenangkannya. Dari sisi pertahanan kami tampil luar biasa. Mungkin kami bisa sedikit lebih baik saat menguasai bola, tetapi siapa yang peduli?" ujar Clarke kepada BBC Radio.

Usai peluit panjang berbunyi, para pendukung Skotlandia tetap larut dalam kegembiraan. Mereka menyanyikan lagu khas perayaan mereka, "Yes Sir, I Can Boogie", yang dipopulerkan grup disko Spanyol era 1970-an, Baccara.

Baca Juga: Comeback Dramatis! Korea Selatan Taklukkan Republik Ceko 2-1 di Piala Dunia

Peluang Besar Lolos ke Babak Gugur

Dengan format Piala Dunia yang kini diperluas oleh FIFA, raihan tiga poin serta selisih gol yang baik pada akhir fase grup dinilai memberikan peluang besar bagi sebuah tim untuk melaju ke babak gugur.

Hal tersebut menjadi harapan baru bagi Skotlandia yang sebelumnya selalu gagal melewati fase grup dalam delapan penampilan mereka di Piala Dunia.

Para suporter Skotlandia juga menikmati kembalinya tim nasional mereka ke panggung sepak bola dunia setelah absen selama 28 tahun. Mereka bahkan memberikan nyanyian penghormatan khusus kepada John McGinn sepanjang pertandingan.

McGinn membalas dukungan tersebut dengan gol kemenangan yang juga mencatatkan rekor pribadi. Pada usia 31 tahun 238 hari, ia menjadi pemain tertua Skotlandia yang mencetak gol di ajang Piala Dunia.

Prestasi itu diraihnya kurang dari satu bulan setelah mengangkat trofi Liga Europa sebagai kapten Aston Villa. Selain McGinn, winger muda Ben Gannon-Doak juga beberapa kali merepotkan pertahanan Haiti melalui kecepatannya.

Baca Juga: Konflik Iran-AS Memecah Dukungan Diaspora Iran untuk Timnas di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, Haiti yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974 diperkuat dua pemain berpengalaman di Liga Primer Inggris, yakni Jean-Ricner Bellegarde dari Wolverhampton Wanderers dan Wilson Isidor dari Sunderland.

Meski demikian, Haiti hanya mampu menciptakan sedikit peluang berbahaya. Pada menit ke-38, Ruben Providence gagal memanfaatkan bola di depan gawang setelah direbut Aaron Hickey. Frantzdy Pierrot juga hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan pada menit ke-85 yang melenceng tipis, sebelum kembali memperoleh peluang di masa injury time yang gagal dikonversi menjadi gol.

Skotlandia akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-0.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Skotlandia di Piala Dunia sejak terakhir kali mengalahkan Swedia dengan skor 2-1 pada edisi 1990.

Pada laga berikutnya yang akan digelar Jumat mendatang, Skotlandia dijadwalkan menghadapi Maroko di Boston, sementara Haiti akan berhadapan dengan Brasil di Philadelphia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru