Tokoh

TERPOPULER: Google stop support Chrome Apps | Rahasia pensiun kaya Bill Gates

Minggu, 19 Januari 2020 | 08:11 WIB   Reporter: Hasbi Maulana
TERPOPULER: Google stop support Chrome Apps | Rahasia pensiun kaya Bill Gates

ILUSTRASI. Bill Gates.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama beberapa waktu terakhir, sebagian artikel di KONTAN.co.id ternyata menarik perhatian pembaca ktimbang artikel lain. Barangkali Anda belum membaca artikel-artikel itu, silakan simak. Sayang untuk dilewatkan. 

Google hentikan dukungan untuk aplikasi Chrome pada Juni mendatang

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada 2016 lalu, Google mengatakan akan menghentikan dukungan aplikasi Chrome (Chrome Apps) secara perlahan. Kali ini, Google memastikan tanggal akhir dukungan untuk aplikasi-aplikasi tersebut.

ukungan untuk aplikasi-aplikasi pada Chrome akan dihentikan bulan Juni 2020 mendatang. Penghentian ini pun akan dilakukan secara bertahap mulai bulan Maret 2020.

Artikel Selengkapnya: Google hentikan dukungan untuk aplikasi Chrome pada Juni mendatang


Wall Street cetak rekor tertinggi, apa saja sentimen pasar pekan depan?

S&P 500 masih melanjutkan kinerja kuat di awal Januari ini. Sejak awal tahun, Indeks S&P 500 sudah naik 3%, didorong oleh gencatan senjata dalam perang dagang AS-China, suku bunga rendah dan tanda-tanda ekonomi tetap sehat.

Tapi, laporan kinerja dari Netflix, Intel dan Texas Instruments minggu depan mungkin mengisyaratkan potensi kinerja emiten kuartal keempat. Investor mewaspadai kemungkinan tanda bahaya yang dapat menekan Wall Street setelah lonjakan terbaru ke rekor tertinggi .

Artikel Selengkapnya: Wall Street cetak rekor tertinggi, apa saja sentimen pasar pekan depan?


Bus pariwisata kecelakaan di Subang, delapan orang tewas

BANDUNG. Bus pariwisata PO Purnamasari nomor polisi E 7508 W mengalami kecelakaan tunggal di jalan turunan Kampung Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Sabtu (18/1) sekitar pukul 17.35 WIB. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga menjelaskan, kecelakaan ini berawal saat bus berpenumpang 58 wisatawan itu berangkat menuju Depok dari Gunung Tangkuban Parahu, Bandung.

Namun saat di perjalanan di wilayah Subang, bus yang melaju dengan kecepatan sedang itu terguling di jalan dengan kondisi turun dan bertikung. "Kendaraan datang dari Bandung, menuju Subang, di saat kondisi menurun ada tikungan ke kiri, kendaraan tak terkendali dan terguling ke kanan ke bahu jalan," tutur Saptono.

Artikel Selengkapnya: Bus pariwisata kecelakaan di Subang, delapan orang tewas


Editor: Hasbi Maulana


Terbaru