Sport

Tingkatkan imunitas, Menpora & penyandang disabilitas kampanyekan olahraga

Senin, 12 Oktober 2020 | 19:05 WIB   Reporter: Azis Husaini
Tingkatkan imunitas, Menpora & penyandang disabilitas kampanyekan olahraga

ILUSTRASI. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengajak seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas untuk selalu aktif berolahraga dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh melalui kampanye #OlahragaTanpaBatas. 

Kampanye ini sekaligus sebagai momentum untuk mengajak generasi muda, termasuk penyandang disabilitas agar selalu produktif dan bersemangat untuk bangkit dari wabah Covid-19.

Hal ini sesuai dengan semangat Sumpah  Pemuda yang ke-92 yang akan diperingati pada tanggal 28 Oktober mendatang. 

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dr. Zainudin Amali, M.Si mengatakan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo pada sambutan Hari Olahraga Nasional lalu bahwa olahraga menjadi instrumen bagi peningkatan produktivitas, maka Kemenpora menggaungkan kampanye Olahraga Tanpa Batas. 

"Kami mengajak teman-teman penyandang disabilitas dan masyarakat luas untuk terus aktif berolahraga, tak hanya selama pandemi saja namun sepanjang waktu," kata dia dalam siaran pers, Senin (12/10).

Kata dia, olahraga memiliki banyak manfaat baik bagi jiwa dan raga, seperti membantu menjaga pikiran agar tetap positif, memperkuat imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit, serta dapat pula berkontribusi menjadi prestasi yang membanggakan.

“Penyandang disabilitas sudah terbukti menjadi pencetak prestasi dalam berbagai kompetisi olahraga di tingkat nasional maupun internasional sejak dulu. Kampanye #OlahragaTanpaBatas sekaligus memotivasi teman-teman penyandang disabilitas bahwa dengan mendalami salah satu cabang olahraga secara serius dan konsisten, maka dapat membuka peluang bagi siapapun untuk meraih prestasi,” ujarnya.

Kampanye #OlahRagaTanpaBatas juga memiliki makna bahwa semua masyarakat, khususnya generasi muda termasuk penyandang disabilitas agar selalu bersatu dan bangkit melawan wabah Covid-19 dengan tetap menjaga produktivitas melalui olahraga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan benar. 

“Pemuda adalah cerminan masyarakat, dengan semangat bersatu melawan Covid-19, menerapkan protokol kesehatan dengan tetap produktif dan melakukan hidup yang sehat pastinya akan mampu mengurangi jumlah orang yang terinfeksi Covid-19,” tambah Menpora.

Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden mengatakan pihaknya mendukung kampanye #OlahragaTanpaBatas yang digaungkan oleh Kemenpora RI, karena kampanye ini dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat agar jangan malas berolahraga demi menjaga kebugaran. 

Selain itu, kampanye ini juga merupakan bentuk pengakuan dan perhatian Kemenpora terhadap penyandang disabilitas yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya di bidang olahraga. 

"Saya berharap kementerian lain juga dapat melakukan hal yang sama dalam menerjemahkan kebutuhan disabilitas pada aspek kehidupan lainnya," teranya.

Lebih jauh lagi, Kemenpora meluncurkan video inspirasi dari para atket disabilitas  ketunaan (tuna netra, tunarungu, tunadaksa dan tunagrahita) yang berisi inspirasi bagi penyandang disabilitas untuk berolahraga tanpa batas. 

Edy Susanto, atlet bulutangkis di dalam video ini mengakui, dirinya senang bisa ikut dalam video ini. Saya mengajak teman-teman penyandang disabilitas lain untuk tetap semangat, selalu jaga kesehatan dan berolahraga.

“Dengan semangat olahraga tanpa batas juga diharapkan akan banyak bermunculan tunas-tunas bangsa untuk berprestasi di ajang nasional dan internasional seperti Pekan Paralimpik Nasional (Papernas), ASIAN Para Games dan kompetisi olahraga penyandang disabilitas lainnya. Saya yakin atlet disabilitas Indonesia memiliki peluang yang besar untuk lebih berprestasi lagi di masa yang akan datang,” tambah Jendi Pangabean, Atlet disabilitas, peraih medali emas untuk cabang olahraga renang di Asian Para Games tahun 2018.

Editor: Azis Husaini
Tag


Terbaru