Sport

Wapres: PON XX akan ditunda jika penyebaran virus corona masih mengancam

Kamis, 26 Maret 2020 | 15:59 WIB Sumber: Kompas.com
Wapres: PON XX akan ditunda jika penyebaran virus corona masih mengancam

ILUSTRASI. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wempi Wetipo (kiri) berbincang dengan Kepala Balai Sarana Permukiman Wilayah Papua, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian (PUPR) Corneles Sagrim (kanan) saat meninjau pembangunan venue di Kamp

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX yang akan digelar di Papua pada bulan Oktober mendatang kemungkinan besar akan ditunda. 

Namun, penundaan tersebut akan dilakukan apabila penyebaran virus corona masih mengancam di Indonesia, termasuk Papua. 

"Kemungkinannya sangat besar untuk ditunda apabila memang virus corona ini masih mengancam termasuk di Papua dan di Indonesia," ujar Ma'ruf saat wawancara melalui video conference dengan wartawan, Kamis (26/3). 

Baca Juga: Olimpiade Tokyo ditunda karena virus corona, ini penjelasan Perdana Menteri Jepang

Ia menambahkan, saat ini pemerintah masih mengamati soal rencana penyelenggaraan PON. Sebab jika wabah Covid-19 ini belum menghilang dan masih menjadi ancaman, pasti pelaksanaannya PON akan ditunda. 

Terlebih penyelenggaraan pertandingan olahraga sekelas Olimpiade yang seharusnya dilaksanakan di Tokyo, Jepang pada musim panas ini pun ditunda akibat virus corona. 

"Oleh karena itu, memang kalau nanti ditunda butuh payung hukum untuk alternatifnya," kata dia. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan, hingga saat ini belum ada rencana penundaan pelaksanaan PON ke-XX yang akan digelar di Papua, Oktober nanti. 

"Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak ada penundaan," ujar Muhadjir kepada Kompas.com, Jumat (20/3). Adapun pelaksanaan PON ke-XX akan digelar di Papua pada 20 Oktober hingga 2 November. 
Penyelenggaraan PON sendiri digelar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. 

Hingga saat ini, di Papua terdapat 33 pasien dalam pengawasan (PDP) yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Provinsi Papua. Dari total PDP di Provinsi Papua, jumlah terbanyak terdapat di Kota Jayapura, sebanyak 19 orang. 

Baca Juga: Pertama dalam 124 tahun sejarah modern, pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 ditunda

Lalu, tujuh PDP di Kabupaten Merauke, tiga PDP di Kabupaten Jayapura, dua PDP di Kabupaten Biak, satu PDP di Kabupaten Mimika, dan satu PDP di Kabupaten Jayawijaya. Sementara yang positif terdapat tiga kasus yang dirawat di Merauke. (Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wapres: Kemungkinan Besar PON Ditunda jika Wabah Corona Masih Mengacam".


Editor: Anna Suci Perwitasari


Terbaru