Kedai
IKAN BAKAR PANGKEP 33
Duh, sedapnya ikan bakar Pangkep 33
oleh : Amal Ihsan Hadian | Senin, 23 April 2012 | 10:31 WIB
artikel dibaca sebanyak 4107 kali
0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 4107 kali
Salin Tulisan
Duh, sedapnya ikan bakar Pangkep 33

Tak banyak kedai yang menyajikan masakan seafood dengan rasa yang betul-betul mantap. Pangkep 33 Ikan Bakar Khas Makassar di Jalan Batu Ceper, Jakarta Pusat, menawarkan aneka menu ikan bakar dengan rasa yahud. Yuk, ke sana.

Untuk menikmati makanan laut atawa seafood di Jakarta gampang-gampang susah. Maklum, tidak mudah mencari kedai yang menyajikan seafood yang segar lagi lezat. Kalaupun masakannya nikmat, belum tentu tempatnya nyaman. Jika sajiannya sedap di lidah dan tempatnya enak, pasti harganya mahal.

Nah, kalau Anda mencari kedai dengan paduan antara masakan yang lezat, tempat yang nyaman, dan harga yang sepadan, tak ada salahnya datang ke Pangkep 33 Ikan Bakar Khas Makassar. Lokasinya di Jalan Batu Ceper, Jakarta.

Enggak susah, kok, mencari lokasi persis kedai ini. Kalau Anda datang dari arah Jalan Gajah Mada, putar balik ke Jalan Hayam Wuruk setelah melewati Gajah Mada Plaza. Lalu, belok kiri, maka Anda sudah berada di Jalan Batu Ceper. Posisi kedai ada di sebelah kiri jalan. Ada tinggal mencari tempat yang banyak asapnya. Maklum, Pangkep 33 membakar ikan-ikan untuk pembeli di depan rumahmakan.

Aroma asap bakaran ikan seolah mengundang kita untuk mampir. Kedai milik Andrew Kaley ini buka setiap hari mulai jam 11.00 sampai pukul 15.00. Lalu, Pangkep 33 buka lagi mulai jam 18.00 dan tutup satu jam menjelang tengah malam, pada pukul 23.00.

Ruang di dalam kedai cukup luas. Ada sekitar 20-an meja di dalam ruangan dengan pendingin ruangan ini. Hampir semua terisi ketika KONTAN menyambangi Pangkep 33 pada jam delapan malam lewat, Rabu (17/4) pekan lalu. Mobil milik pengunjung memenuhi lahan parkir kedai, bahkan meluber hingga ke pinggir jalan.

Begitu mendapat tempat duduk, segera pesan saja. Kedai ini menawarkan banyak menu ikan laut dan air tawar bakar serta masakan laut lainnya. Ada ikan aji-aji, baronang, bawal, como, gurami, kerapu, kuwe, pakul atau ayam-ayam, dan sukang. Untuk kerang, ada kerang bambu, hijau, macan, dan putih. Ada juga cumi dan kepiting. Pokoknya komplet, deh.

Salah satu menu favorit pengunjung di kedai ini adalah ikan aji-aji bakar rica dengan teman sambal mangga. Di Pangkep 33, pelanggan bisa memilih sendiri tingkat kepedasan sambal mangganya, yakni tidak pedas sama sekali, sedang, pedas, dan untuk level yang paling tinggi kedai ini menyebutnya dengan “aduh mak pedesnya”.

Terbaik di Jakarta

Setelah menunggu sekitar 30 menit, datanglah sajian yang dinanti. Tampak ikan aji-aji yang badannya sudah dibuka dengan bumbu sambal rica bertabur potongan cabai rawit hijau dan merah, bawang merah, serta jeruk nipis. Sedang sambalnya berisi irisan buah mangga dan jeruk nipis.

Aroma bumbu yang bertemu daging ikan yang baru dibakar langsung menggedor nafsu makan. Ketika potongan daging ikan masuk ke dalam mulut, rasa gurih langsung membuat lidah menari-nari.

Kunci kelezatan ikan bakar bumbu rica ada pada cara membakar ikan yang matang, tetapi tidak gosong. “Perlu teknik membakar khusus, ini merupakan resep rahasia keluarga kami,” kata Andrew.

Selain itu, kedai ini memakai ikan laut segar langsung dari nelayan di hari yang sama. “Kami tidak menyimpan stok ikan,” ungkap Andrew.

Kesegaran dari bumbu pedas asam manis ikut menyempurnakan rasa. Menurut Andrew, bumbu masakan harus terasa, tetapi tidak boleh mendominasi. Soalnya, bumbu yang banyak dan kuat biasanya bertujuan untuk mengompensasi kualitas ikan yang sudah tidak segar. Lantaran Pangkep 33 hanya menyajikan ikan yang segar, bumbu pun dibikin minimalis. “Di sini, kan, orang makan ikan, bukan makan bumbu,” ujarnya sambil tertawa lebar.

Bumbu yang tidak mendominasi juga penting agar orang tetap mau mencocolkan ikannya di sambal mangga yang menjadi pendamping. Rasa sambalnya yang tajam memang mantap. Campuran terasi dan potongan tipis mangga menambah kesegaran dalam sambal.

Menu kesukaan pengunjung lain, yaitu cumi bumbu mentega. Rasanya tidak kalah nikmat, deh, karena cuminya masih segar dan pembakarannya sempurna. Alhasil, daging cumi pun menjadi empuk.

Bumbu mentega yang legit juga benar-benar terasa. Campuran daun jeruknya menambal aroma tersendiri pada bumbunya. Tidak heran, buku berjudul Jakarta Good Food Guide memasukkan cumi bumbu mentega dan kepiting lada hitam Pangkep 33 sebagai yang terbaik di Jakarta. “Kami berusaha terus mempertahankan kualitas yang sudah kami raih ini,” kata Andrew bangga.

Harga aneka menu di kedai ini enggak mahal-mahal amat, kok, mulai Rp 60.000–Rp 90.000 per porsi. Sayang, Andrew memilih main rahasia soal omzet yang ia raih. “Tak ada apa-apanya dibanding usaha batubara,” ujarnya, tertawa.

Pangkep 33 Ikan Bakar Makassar
Jl. Batu Ceper No. 63 Jakarta Pusat
Telp. 021-3523783
Koordinat GPS:
S6°16.228’ - E106°82.384’

Sumber Mingguan KONTAN, Edisi 23 - 29 April 2012


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 4107 kali
Salin Tulisan