HOME | Wisata |

TRAVEL

Yogyakarta jadi pilihan turis asing setelah Bali

oleh : Jane Aprilyani | Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:39 WIB

Yogyakarta jadi pilihan turis asing setelah Bali

KONTAN.CO.ID - Upaya Pemerintah dalam menggenjot pariwisata kian dibuktikan. Tidak hanya destinasi di kawasan Bali, Pemerintah pun gencar mempromosikan kawasan wisata lain demi mengundang wisatawan asing masuk. Kini, destinasi Yogyakarta pun jadi pilihan kedua turis asing plesiran.

Pulau Bali memang terkenal akan keindahan pantainya. Tak heran, setiap tahunnya, banyak wisatawan mancanegara yang selalu berkunjung ke pulau dewata ini. Namun, Pemerintah rupanya tidak berpuas diri.

Selain Bali, ada 10 destinasi wisata yang diandalkan untuk mengundang turis asing berlibur. Destinasi itu adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang dan lainnya.

Sejauh ini kawasan Yogyakarta pun menduduki posisi kedua setelah Bali. Hinggi Safaranti Corporate Marketing Communication Assistant Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts mengatakan di samping wilayah Bali, Yogyakarta masih menjadi destinasi favorit.

"Kalau dilihat dari 10 destinasi wisata non Bali itu yang areanya paling dekat dengan beberapa unit hotel kita adalah yang di Yogya, Malang, Jakarta dan Medan. Yang paling ramai itu Yogyakarta," ucap Hinggi kepada KONTAN, Rabu (23/8).

Dia mengatakan selain menjadi destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan asing, Yogyakarta kerap menjadi tujuan business travelling yang tinggi. Sehingga tak heran, untuk tingkat okupansi di Hotel Santika Premiere Yogya sepanjang Januari hingga Juli 2017 sekitar 75%.

Hingga saat ini, hanya satu hotel Santika Hotel Premier bintang empat berada di Jalan Jend. Sudirman No.19, Yogyakarta. Sedangkan untuk hotel amaris ada dua yang berada di Yogyakarta yaitu Amaris Hotel Malioboro dan Amaris Hotel Diponegoro. "Sampai saat ini belum ada penambahan unit hotel kita di Yogyakarta," pungkas Hinggi.

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani bilang selain wilayah Bali, kota Jakarta merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi turis asing. Namun, untuk wisata favorit, Yogyakarta jadi pilihan wisatawan asing. "Karena budayanya kuat sekali dan menarik wisatawan asing," sebut Hariyadi.

Dia menyarankan untuk Pemerintah bisa fokus melakukan penjualan produk. Contohnya dari destinasi wisata, Pemerintah harus bisa menggerakkan produk wisata yang dijual. Kalau ingin menjual Banyuwangi apa yang ingin dipasarkan atau dari kawasan Borobudur yang dijual jangan hanya tampilan batu saja. Akan lebih baik ada paket tour, event dan budaya khas.