Kilas Produk

5 Cara Cek Berlian Asli untuk Membedakan dengan Produk Tiruan

Rabu, 15 Juli 2026 | 11:58 WIB
5 Cara Cek Berlian Asli untuk Membedakan dengan Produk Tiruan

ILUSTRASI. Ilustrasi berlian (NULL/Istimewa)

Reporter: Tim KONTAN  | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Membeli batu permata bernilai tinggi, seperti berlian sebagai koleksi atau aset investasi tentu membutuhkan kejelian ekstra, terutama bagi para pemula.

Faktanya, keindahan visual dari berlian saat ini tidak lagi dapat menjadi jaminan tunggal bahwa batu tersebut murni bawaan alam dan bernilai mahal.

Sebab, sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang memproduksi batu sintetis di mana secara kasat mata terlihat sangat identik dengan berlian asli.

Di sinilah pentingnya mengetahui cara cek berlian asli agar terhindar dari penipuan. Penasaran bagaimana panduannya? Mari simak pembahasan terkait hal tersebut di artikel ini.

Cara Cek Berlian Asli

Memastikan kemurnian sebuah permata memerlukan validasi objektif ketelitian yang jauh lebih mendalam daripada sekadar mengagumi keindahannya saat pertama kali dilihat.

Oleh karena itu, para investor maupun kolektor harus menguasai cara bedakan berlian asli dan palsu. Berikut ini adalah beberapa metode identifikasi keaslian berlian yang bisa diterapkan.

1. Tes Embun Napas

Cara cek berlian asli ini bisa dilakukan tanpa alat. Cukup embuskan napas hangat tepat ke permukaan batu permata tersebut layaknya sedang membersihkan kacamata.

Berlian murni merupakan konduktor panas alami yang baik sehingga embun dari napas akan hilang seketika tanpa menunggu waktu lama.

Namun, jika embun menetap atau bertahan selama beberapa detik pada permukaan berlian, maka kemungkinan besar itu adalah material kaca atau zirkon.

2. Periksa Warna Kilauan Berlian

Selanjutnya, yaitu amati pantulan cahaya yang keluar dari dalam berlian di bawah lampu. Berlian yang asli dapat menghasilkan refleksi cahaya berwarna abu-abu dan putih.

Apabila tampak refleksi pelangi dengan warna mencolok yang terlalu dominan biasanya menandakan bahwa batu tersebut adalah tiruan sejenis.

3. Uji dengan Kaca Pembesar

Untuk menginspeksi bagian dalam berlian secara detail, gunakan kaca pembesar khusus perhiasan (loupe). Sebagai produk bentukan alam, hampir seluruh berlian asli memiliki cacat internal kecil, berupa bercak mineral atau garis serat halus (inclusions). Jadi, bukan tanpa cela.

4. Gosok dengan Amplas

Berlian termasuk material terkeras di bumi sehingga permukaannya tidak akan meninggalkan bekas ketika tergores oleh benda tajam biasa.

Cobalah uji dengan menggosokkan amplas bertekstur keras pada permukaan berlian secara perlahan. Jika menjadi buram atau ada goresan, maka berlian tersebut kemungkinan palsu.

5. Perhatikan Bias Berlian

Pembiasan cahaya (refraksi) juga dapat dijadikan sebagai metode untuk membedakan berlian asli dengan yang palsu. Letakkan bagian data batu pertama di atas selembar koran.

Berlian murni memiliki indeks bias yang relatif tajam sehingga mustahil bisa melihat atau membaca tulisan di bawahnya dengan jelas.

Dapatkan Validasi Profesional untuk Memastikan Keaslian Berlian Lewat Jasa Sertifikasi Pegadaian

Walaupun pengujian mandiri di atas dapat membantu deteksi awal, metode tersebut belum cukup kuat untuk memberikan jaminan legalitas berkekuatan hukum.

Agar nilai investasi terjamin sepenuhnya, keaslian dan kemurnian batu permata wajib diuji melalui metode laboratorium yang ilmiah.

Melalui Jasa Sertifikasi batu permata, Pegadaian menghadirkan G-Lab sebagai solusi pengujian dan sertifikasi untuk berlian, emas, hingga perhiasan.

Fasilitas ini cocok untuk perorangan/individu maupun instansi. Bahkan, nasabah dapat memilih detail layanan sesuai kebutuhan atau preferensi.

Tunggu apa lagi? Jangan biarkan portofolio investasi dibayangi keraguan. Segera ajukan transaksi Jasa Sertifikasi di Pegadaian untuk mengonsultasikan pengujian secara profesional!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru