Boruto episode 209: Kawaki bermimpi Konoha hancur, berniat untuk meninggalkan desa

Senin, 02 Agustus 2021 | 12:36 WIB   Penulis: Arif Budianto
Boruto episode 209: Kawaki bermimpi Konoha hancur, berniat untuk meninggalkan desa

ILUSTRASI. Boruto episode 209: Kawaki bermimpi Konoha hancur, berniat untuk meninggalkan desa

KONTAN.CO.ID - Boruto episode 209: Kawaki bermimpi Konoha hancur, berniat untuk meninggalkan Konoha. Apakah langkahnya meninggalkan Konoha akan semudah itu?

Setelah satu pekan libur, Boruto episode 209 akhirnya tayang juga. Boruto episode baru sempat ditunda penayangannya pekan lalu, hal tersebut dikarenakan stasiun televisi Jepang menayangkan pertandingan Olimpiade Tokyo 2020.

Jangan berkecil hati dulu, sebab pekan ini Anda bisa kembali mengikuti kisah Boruto dkk lewat episode terbarunya.

Apakah Anda sudah nonton episode terbarunya? Kali ini kami akan sedikit membahas Boruto 209 yang memperlihatkan hubungan Kawaki dan Himawari.

Baca Juga: 7 Rekomendasi anime musim panas (summer) 2021 yang wajib Anda tonton

Boruto episode 209

Boruto Naruto Next Generations

Tidak seperti episode sebelumnya yang penuh dengan pertempuran, episode kali ini sedikit lebih ringan. Dibuka dengan mimpi buruk, Kawaki bermimpi bahwa Konoha dan seluruh penduduknya diserang oleh Jigen.

Hal tersebut membuat Kawaki tersulut keinginannya untuk meninggalkan Konoha. Dia berpikir bahwa kehadirannya di Konoha justru akan membuat desa yang dipimpin Naruto ini hancur oleh Jigen.

Di sela-sela itu, Kawaki melihat Himawari yang aktivitasnya terlihat mencurigakan. Mengambil makanan di lemari es secara diam-diam lalu pergi.

Kawaki pun membuntuti Himawari, namun di tenga jalan dia ketahuan hingga pada akhirnya pergi bersama. Bak kakak dan adik, Kawaki dan Himawari pergi ke hutan untuk menemui anjing yang diberi nama Gisa.

Anjing liar berwarna putih tersebut terlihat menyedihkan, badannya kurus dan terdapat bekas luka di sekujur tubuhnya. Iba melihat kondisi Gisa, Himawari kerap kali mengunjunginya dan membawa makanan. 

Oleh sebab itu, sang ibu, Hinata merasa kehilangan makanan yang ada di lemari es, namun tidak ada yang mengaku. Keseesokan harinya, Himawari dan Kawaki kembali mengunjungi Gisa. 

Editor: Arif Budianto
Terbaru