Bumi Berada pada Jarak Terjauh dari Matahari, Inilah Fenomena Aphelion 4 Juli 2022

Senin, 04 Juli 2022 | 09:57 WIB   Penulis: Arif Budianto
Bumi Berada pada Jarak Terjauh dari Matahari, Inilah Fenomena Aphelion 4 Juli 2022

ILUSTRASI. Bumi Berada pada Jarak Terjauh dari Matahari, Inilah Fenomena Aphelion 4 Juli 2022


KONTAN.CO.ID - Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari, inilah fenomena Aphelion yang terjadi 4 Juli 2022. Berikut beberapa informasi yang dapat Anda ketahui tentang fenomena Aphelion di bulan Juli 2022 ini.

Pagi ini, Bumi berada pada jarak yang paling jauh dari Matahari. Dikutip dari Space (04/07/2022), Bumi akan berada pada jarak sekitar 152,1 juta Km jauh dari Matahari pada pukul 03:00 EDT (waktu Amerika).

Bumi akan 1,67% lebih jauh dari Matahari daripada jarak rata-rata Bumi-Matahari atau yang juga dikenal sebagai unit astronomi. Unit astronomi adalah satuan unit yang setara dengan 149,6 juta Km.

Fenomena Bumi berada pada titik terjauh dari Matahari cukup meanrik, sebab bertepatan dengan musim panas. Tetapi "variasi suhu musiman muncul dari berbagai arah kemiringan sumbu Bumi, yang bertentangan dengan jarak kita dari Matahari," tulis Vaughan dikutip dari Space.

Baca Juga: Umur Tata Surya Masih Stabil Selama 100 Ribu Tahun Lagi Berdasarkan Perhitungan

Planet Bumi

Sudut kemiringan ini mempengaruhi apakah sinar Matahari mengenai Bumi pada sudut yang rendah atau secara langsung.

Fenomena Aphelion ini terjadi karena orbit Bumi yang tidak berbentuk lingkaran secara sempurna. Oleh karena itu Bumi mengalami fenomena Aphelion dan Perihelion.

Baca Juga: 7 Benda Langit Ini Dapat Diamati Pada Siang Hari, Salah Satunya Sering Anda Lihat

Dari semua planet di Tata Surya, planet Venus memiliki orbit yang terlihat paling melingkar. Jarak planet ini dengan Matahari berkisar antara 107 juta Km dan 109 juta Km dari Matahari dikutip dari Universe Today.

Fenomena Aphelion di tahun 2022 ini cukup menarik. Sekitar 200 tahun yang lalu (tahun 1800), fenomena Aphelion selalu terjadi pada bulan Januari.

Menurut Andi Pangerang dari Badan Riset Antariksa (LAPAN/BRIN), fenomena Aphelion dan Perihelion kerap kali berubah-ubah setiap tahunnya, hal ini disebabkan oleh perturbasi atau gangguan gravitasi planet yang lebih besar, seperti Jupiter.

Sebaliknya, fenomena Perihelion atau Bumi akan berada pada jarak terdekat dengan Matahari jatuh pada tahun 2023 mendatang. Tepatnya pada tanggal 4 Januari 2023, ketika Bumi berada pada jarak sekitar 147,1 Km dari Matahari.

Itulah beberapa informasi yang dapat Anda ketahui tentang Aphelion, fenomena ketika Bumi berada pada jarak paling jauh dengan Matahari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Arif Budianto

Terbaru