Disaksikan 1 juta penonton, GM Irene Sukandar menyisir Dewa Kipas dengan skor 3:0

Senin, 22 Maret 2021 | 16:30 WIB   Reporter: Sandy Baskoro
Disaksikan 1 juta penonton, GM Irene Sukandar menyisir Dewa Kipas dengan skor 3:0

ILUSTRASI. Ilustrasi foto uang pecahan Rp 100000 dengan papan catur sebagai ilustrasi obligasi. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertandingan catur antara Dewa Kipas melawan GM Irene Kharisma Sukandar berakhir. Duel yang rencananya berlangsung selama empat babak, harus terhenti di babak ketiga.

Dewa Kipas alias Dadang Subur enggan melanjutkan pertandingan. Selama tiga babak yang masing-masing bertarung dalam 10 menit, Irene berhasil mematahkan perlawanan Dewa Kipas. Skornya 3:0 untuk kemenangan GM Irene.

Pertandingan tersebut disiarkan secara langsung di akun youtube Deddy Corbuzier dan disaksikan lebih dari 1 juta penonton.

Selama tiga babak tersebut, GM Irene tampil dominan dan menaklukkan perlawanan Dewa Kipas.

Baca Juga: Irene Sukandar akhirnya menang atas Dadang Subur atau Dewa Kipas

Di babak pertama, Irene memegang buah putih. Di tengah jalannya pertandingan, Dewa Kipas melakukan blunder dan kehilangan bidak kuda.

Namun di awal-awal pertandingan babak kedua, GM Irene yang memegang buah hitam sempat ketinggalan waktu. Pada pertengahan laga, Dewa Kipas kembali kehilangan bidak gajah. Irene pun berhasil mematahkan perlawanan Dewa Kipas.

Di babak ketiga, GM Irene kembali mendominasi pertandingan. Dewa Kipas kehilangan kualitas bidak dan akhirnya menyerah.

Dengan berakhirnya pertandingan ini, GM Irene mengharapkan kontroversi Dewa Kipas berakhir. "Saya berharap jangan ada yang membully pak Dadan Subur," ungkap dia.

Atas kemenangan tersebut, GM Irene mendapatkan hadiah uang tunai Rp 200 juta, sementara Dewa Kipas berhak membawa pulang Rp 100 juta.

Ada serangkaian cerita hingga duel antara Dewa Kipas dan Irene terwujud.

Awalnya akun Dewa Kipas viral setelah diblokir oleh platform catur online Chess.com. Ihwal pemblokiran Dewa Kipas lantaran dianggap curang saat mengalahkan akun GothamChess milik pecatur dengan gelar International Master (IM), yakni Levy Rozman asal Amerika Serikat.

Pemblokiran akun Dewa Kipas milik Dadang Subur membuat anaknya, Ali Akbar, bereaksi. Ali tak terima akun milik ayahnya diblokir sehingga memunculkan simpati para netizen Indonesia.

Banyak pihak yang kemudian menyerang GothamChess maupun Chess.com di dunia maya untuk membela Dewa Kipas.

Hingga akhirnya GM Irene melalui akun Twitter-nya @irene_sukandar menyampaikan surat terbuka kepada Deddy Corbuzier, pada Minggu (14/3). Irene menyatakan dia tidak menyangka pemberitaan tentang GothamChess dan Dewa Kipas akan sebesar sekarang. Apalagi setelah Deddy Corbuzier mengundang Dadang Subur dan anaknya, Ali Akbar, ke podcast milik dia.

Untuk mengakhirir polemik, Deddy memfasiltasi pertandingan antara Dewa Kipas dan GM Irene.

 

Selanjutnya: Total hadiah Rp 300 Juta, Dewa Kipas tantang GM Irene Sukandar

 

Editor: Sandy Baskoro
Terbaru