Otomotif

Dyandra tegaskan IIMS 2020 masih sesuai jadwal meski di tengah isu virus corona

Jumat, 13 Maret 2020 | 23:56 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Dyandra tegaskan IIMS 2020 masih sesuai jadwal meski di tengah isu virus corona

ILUSTRASI. Suasana pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Grand City, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/10/2019). Pameran otomotif yang diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo itu digelar selama lima hari hingga Minggu (3/11/2019) denga

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai langkah untuk mencegah peredaran virus corona ( Covid-19), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya membentuk Tim Review Perizinan.

Hal ini dilakukan untuk meninjau ulang atas segala kegiatan publik yang akan diselenggarakan di wilayah Jakarta. Terutama untuk acara-cara yang mengundang keramaian di ruang-ruang publik.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, target pendapatan Dyandra Media International (DYAN) meleset

"Semua kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan di Jakarta harus dilaporkan ke Tim Review Perizinan. Nanti Tim Review Perizinan akan memperhatikan beberapa faktor yang berpengaruh," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang disitat dari beritajakarta.id, Kamis (13/3/2020).

"Misalnya, peserta dari mana, jumlahnya berapa, kegiatannya, intensitas kontaknya, dan lain-lain. Dari situ, nanti diputuskan apakah diizinkan berjalan dengan persyaratan, atau harus ditunda, atau harus dibatalkan. Ini untuk kita bisa mengendalikan interaksi agar tidak terjadi penularan yang tidak perlu," kata dia.

Dengan adanya kebijakan ini, otomatis semua acara yang akan dihelat bakal ditinjau kembali. Lantas bagaimana dengan perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan dihelat pada 9 sampai 19 April 2020 di JIExpo Kemayoran.

Menjawab hal ini, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengatakan, sampai saat ini acara masih sesuai jadwal. Namun demikian pihak Dyandra juga terus mengikuti perkembangan terkini soal virus corona.

Editor: Yudho Winarto


Terbaru