Tokoh

Jadi sosok Google Doodle hari ini, berikut profil Ani Idrus

Senin, 25 November 2019 | 13:27 WIB   Reporter: kompas.com
Jadi sosok Google Doodle hari ini, berikut profil Ani Idrus

ILUSTRASI. Logo Google dieja dalam heliostats (cermin yang melacak matahari dan memantulkan sinar matahari ke titik penerimaan pusat) selama tur Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ivanpah di Gurun Mojave dekat perbatasan California-Nevada, 13 Februari 2014.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bila membuka laman mesin pencari Google hari ini (25/11), Anda akan menemukan ilustrasi seorang wanita berkacamata tengah mengenakan kerudung bermodel ciput, dengan hiasan bunga. Perempuan itu adalah Ani Idrus. 

Dia merupakan tokoh di bidang pers yang berasal dari Sumatra Barat. Ani Idrus lahir di Sawahlunto, Sumatra Barat, pada 25 November 1918 dan wafat di Kota Medan, Sumatra Utara, pada 9 Januari 1999. 

Sosok Ani Idrus tampil di halaman depan Google, beken dengan sebutan doodle, untuk memperingati hari ulang tahunnya yang ke-101, yang jatuh hari ini. Ani Idrus sendiri digambarkan sedang berpakaian rapi dengan latar belakang aneka halaman koran yang sedang ia pilih.

Baca Juga: Asyik, Google Assistant sekarang bisa pesan GoFood dan cek saldo BCA

Nah, jika doodle tersebut di-klik, maka Anda akan disodorkan dengan hasil pencarian Google dengan kata kunci Ani Idrus. Halaman hasil pencarian Google pun menampilkan beragam rekam jejak Ani.

Kalau menceritakan jejak karirnya, Ani Idrus mulai menekuni profesi wartawan sejak 1930, masa-masa menjadi seorang jurnalis masih tak sebebas sekarang lantaran tertekan oleh pemerintah kolonial Belanda. Kala itu, ia berkontribusi di majalah Panji Pustaka di Jakarta. 

Kemudian pada 1936, ia bekerja di media Sinar Deli di Medan untuk menjadi kontributor di majalah Politik Penyedar. Dua tahun setelahnya, dia menerbitkan majalah politik Seruan Kita bersama suaminya, H. Mohamad Said. 

Baca Juga: Pebisnis kecil kini bisa jualan produk lewat Google Shopping

Ani Idrus dan Said juga menggagas media cetak di bawah nama Harian Waspada pada 1947. Lalu pada 1949, Ani menerbitkan majalah Dunia Wanita.

Kontribusi Ani Idrus di bidang jurnalistik pun membuatnya meraih beragam penghargaan dari pemerintah.  Pada 1990, ia mendapatkan penghargaan dari menteri penerangan  sebagai wartawan di atas 70 tahun yang masih aktif untuk berkontribusi. 

Sebelumnya, dia juga sempat mendapatkan penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 1959, berikut piagam Pembina Penataran Tingkat Nasional dari BP7 Jakarta di 1979.

Penulis: Bill Clinten

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ani Idrus Jadi Sosok Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?"

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru