Edukasi

Kerap dituding tak bermanfaat, ternyata usus buntu memiliki fungsi lo

Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:23 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Kerap dituding tak bermanfaat, ternyata usus buntu memiliki fungsi lo

ILUSTRASI. Kerap dituding tak bermanfaat, ternyata usus buntu memiliki fungsi, lo

KONTAN.CO.ID - Penyakit usus buntu, tentu Anda sering mendengarnya. Biasanya, penyakit ini membutuhkan penanganan operasi untuk mengangkat usus buntu. 

Usus merupakan salah satu organ dalam yang masuk dalam sistem pencernaan. Lalu, letak usus buntu ada di sebelah mana?

Melansir dari Web MD, usus buntu terletak di antara ujung usus halus dan usus besar. Usus buntu berbentuk seperti pipa kecil sepanjang 2-15 cm. Jadi, kira-kira usus buntu ada di perut kanan bagian bawah. 

Banyak orang awalnya menganggap organ ini tidak memiliki fungsi yang banyak. Setelah melalui berbagai penelitian, peneliti percaya usus buntu memiliki fungsinya sendiri. 

Baca Juga: Sistem pernapasan manusia: Pengertian dan fungsinya

  • Sistem pencernaan

Bersumber dari News Medical (26/02/2019), teori revolusi menunjukkan, jika usus buntu memiliki peran dalam sistem pencernaan. Melalui bukunya, On the Origin of Species and The Descent of Man, Charles Darwin menyebutkan, beberapa organ merupakan sisa dari evolusi. 

Organ "sisa" tersebut memiliki fungsi yang sama seperti saat sebelum berevolusi. Salah satu organ sisa tersebut adalah usus buntu. 

Usus buntu berfungsi untuk memproduksi dan menyimpan bakteri baik. Peneliti dari Duke University Medical Center mengatakan, jika sistem pencernaan kita memiliki banyak bakteri.

Bakteri tersebut tentunya yang tidak berbahaya dan membantu pencernaan makanan. Sayangnya, bakteri baik tersebut terbuang saat kita sedang sakit. 

Para peneliti mengungkapkan melalui jurnal online, Journal of Theoretical Biology, usus buntu akan menyetok kembali bakteri baik. Usus buntu akan melepaskan bakteri baik yang kemudian digunakan kembali dalam sistem pencernaan.

Baca Juga: Jenis-jenis otot yang ada di tubuh manusia serta fungsinya

Editor: Tiyas Septiana


Terbaru