Sport

Ketum PSSI berterima kasih Satgas mafia bola tetap lanjut

Jumat, 07 Februari 2020 | 13:56 WIB Sumber: BolaSport
Ketum PSSI berterima kasih Satgas mafia bola tetap lanjut

ILUSTRASI. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan, berterima kasih kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang terus melanjutkan Satgas Mafia Bola. Satgas Mafia Bola pada tahun 2019 telah melakukan gebrakan yang positif di sepak bola Indonesia.

Sebanyak 16 orang tertangkap dan dijadikan tersangka dugaan pengaturan skor. Belasan orang yang menjadi tersangka itu berasal dari beragam profesi di PSSI. Mulai dari wasit hingga pegiat industri sepakbola.

Baca Juga: Shin Tae-yong panggil 34 pemain untuk persiapan dua laga kualifika Piala Dunia 2022

Salah satu yang menjadi berita besar kala itu adalah ikut ditangkapnya Plt. Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. Joko dianggap sebagai dalang pengrusakan dokumen bukti pengaturan skor. Dalam kasus tersebut Joko dituntut hukuman 2,5 tahun penjara.

Namun, akhirnya Joko dijatuhi vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu 1,5 tahun penjara. Baru-baru ini Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melakukan pertemuan dengan Kapolri Idham Aziz. Pertemuan bertujuan untuk membahas tentang pengaktifan kembali Satuan Tugas Antimafia Bola.

Diaktifkannya kembali Satgas Mafia Bola membuat Ketua PSSI mengapresiasi atensi besar yang diberikan Kapolri untuk membantu PSSI dalam pembenahan sepak bola Indonesia. "PSSI ingin mewujudkan sepak bola yang bersih, bermartabat dan berprestasi," kata Iriawan dikutip dari laman resmi PSSI.

"Karena itu kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Kapolri yang membantu kami dengan kembali melanjutkan Satuan Tugas Mafia Bola," jelas Iriawan.

Baca Juga: Kesiapan venue Piala Dunia FIFA U-20 membutuhkan anggaran hingga Rp 300 miliar

Tak hanya bertemu dengan Kapolri, Iriawan juga menerima kunjungan kerja tim Satgas Antimafia Bola. Tim tersebut dipimpin oleh Kasatgas BJP Hendro Pandowo. Dalam kesempatan ini, Kasatgas menyampaikan hasil kinerja dan temuan yang diperoleh Satgas Antimafia Bola jilid 2.

Bukan hanya bergantung pada Satgas, Iriawan ingin meminta bantuan dari semua stakeholder sepak bola. "Sepak bola bukan cuma milik PSSI, tetapi milik masyarakat," tutur Iriawan.

"Untuk itu kita harus bergerak bersama-sama," imbuh Iriawan. Satgas Antimafia Bola tak hanya bergerak untuk membersihkan Liga 1, namun hingga ke level bawah Liga 3.

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul "Lanjutkan Satgas Mafia Bola, PSSI Berterima Kasih kepada Kapolri"


Editor: Handoyo .


Terbaru