Kongsi Rudy Salim dan Raffi Ahmad bakal bangun stadion RANS Prestige Sportainment

Jumat, 09 April 2021 | 19:35 WIB   Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Kongsi Rudy Salim dan Raffi Ahmad bakal bangun stadion RANS Prestige Sportainment

ILUSTRASI. Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim, yang juga rekan kerja Raffi Ahmad di Cilegon FC

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pesohor dan konglomerat semakin banyak yang tertarik untuk menggocek bisnis sepak bola. Terbaru, pengusaha muda sekaligus Presiden Direktur Prestige Motorcars Rudy Salim yang berkongsi dengan pesohor Raffi Ahmad untuk mengakuisisi Cilegon United.

Disuntik dana hingga Rp 300 miliar, klub Liga 2 tersebut kini telah bertransformasi menjadi RANS Cilegon FC. Rudy membeberkan, investasi sebesar Rp 300 miliar tersebut meliputi akuisisi klub, pembelian pemain, pembangunan lapangan dan infrastruktur penunjang, serta akademi dan Sekolah Sepak Bola (SSB).

Dia bilang, dana tersebut berasal dari kocek pribadinya dan Raffi Ahmad. "Separuh-separuh. Dana tersebut adalah dana yang akan kami investasikan, bukan dari sponsorship," kata dia saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (9/4).

Nah, keduanya juga berniat membangun stadion. Rudy menyebut lokasi stadion direncanakan berada di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara. 

Nantinya, stadion olahraga tersebut akan diberi nama RANS Prestige Sportainment, yang disebutnya akan menjadi stadium olahraga yang lengkap.

Fasilitas yang tersedia mulai dari soccer field standar FIFA yang tersertifikasi, lapangan futsal, basket, badminton, jogging track serta sarana penunjang lainnya. Sayangnya, dia belum mengungkapkan detail target pengerjaan stadion tersebut.

Mengenai RANS Cilegon FC, Rudy mengungkapkan dia dan Raffi Ahmad akan terlebih dulu fokus untuk memperbaiki struktur organisasi. Sehingga klub tersebut bisa dikelola dengan norma good corporate governance (GCG).

Baca Juga: Siap-siap, PSSI berencana gelar Liga 1 pada bulan Juni dan Liga 2 di bulan Juli

Dalam pengelolaan manajemen dan juga pendanaan, ke depannya, tidak menutup kemungkinan membawa Cilegon FC untuk melantai di bursa saham dengan menggelar initial public offering (IPO).

"Tentunya kami ingin merapikan dulu struktur organisasi. Hal yang baik jika klub ini nantinya bisa independen dari lembaga keuangan dan memperoleh capital dari publik sehingga lebih transparan, efektif dan efisien," terang konglomerat muda yang memiliki usaha distribusi mobil-mobil mewah tersebut.

Dalam hal promosi, dia menambahkan Cilegon FC juga bekerjasama secara eksklusif dengan RANS Media sebagai exclusive marketing agency. "Sehingga semua exposure akan di-pairing dengan Rans Media sebagai platform sosial media terbesar di Indonesia dengan lebih dari 90 juta pengikut secara total," sambung Rudy.

Dia pun optimistis prospek industri dan bisnis sepak bola di Indonesia cukup menjanjikan. Terutama, dengan ditunjang oleh jumlah penonton di usia muda yang sangat banyak. Hal ini menjadikan industri sepak bola Indonesia ke depannya akan semakin kompetitif dan prospektif.

"Sangat optimis, karena sepak bola merupakan olahraga modern yang terus mengikuti perkembangan jaman. Maka tentunya dari sisi pimpinan juga harus menyesuaikan minat dan keinginan konsumen," pungkas Rudy.

 

Selanjutnya: Peluang bisnis masih besar menjadi indikasi Kaesang masuk ke industri klub sepak Bola

 

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru