Gadget

Lebih dari 1 miliar HP Android dengan chipset snapdragon beresiko dicuri datanya

Senin, 10 Agustus 2020 | 13:42 WIB Sumber: Wccftech
Lebih dari 1 miliar HP Android dengan chipset snapdragon beresiko dicuri datanya

ILUSTRASI. Lebih dari 1 Milyar HP Android dengan Chipset Snapdragon beresiko tercuri datanya

KONTAN.CO.ID - Banyak orang beranggapan bahwa HP Android dengan chipset Snapdragon memiliki performa yang tangguh. Tidak bisa dipungkiri, hal tersebut memang demikian. Sayangnya, ada celah terbuka yang membahayakan pengguna.

Pakar yang ahli di bidangnya telah menemukan lebih dari 400 celah keamanan yang terbuka pada HP Android dengan chipset Qualcomm Snapdragon. Celah ini berpotensi untuk dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab termasuk hacker untuk melakukan tindak kejahatan.

Contohnya, menginstall aplikasi berbahaya pada HP Android tanpa seizin pengguna. Dengan demikian aplikasi tersebut dapat mencuri data si pengguna HP Android.

Baca Juga: Daftar 10 HP tercepat periode Juli 2020

Sebagai mana kita ketahui, data saat ini merupakan hal yang sangat penting. Apalagi dengan mudahnya akses informasi, terkadang sebagian orang lalai membagikan data pentingnya secara luas.

Hal tersebut tentunya berbahaya, bisa jadi nomor handphone, alamat rumah hingga nomor rekening jatuh ke tangan yang salah. Begitupun dengan apa yang terjadi dengan HP Android ber-chipset Snapdragon.

Banyak efek yang bisa ditimbulkan akibat cela keamanan pada chipset Snapdragon ini. Seperti pencurian data yang disebutkan di atas, menginstall malware yang tidak bisa dihapus hingga membuat performa HP Android lambat.

Bahkan yang lebih berbahaya lagi, HP Android Anda bisa menjadi alat mata-mata paling sempurna bagi hacker atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka bisa mengakses GPS, data-data pribadi termasuk foto dan video pengguna HP Android.

Mengutip dari Wccftech, salah satu perusahaan software Check Point mengatakan bahwa telah melakukan riset bertajuk "Achiles". Dalam riset ini Check Point melakukan tinjauan keamanan terhadap pabrikan chipset Qualcomm Snapdragon.

Editor: Arif Budianto


Terbaru