KONTAN.CO.ID - JAKARTA. José Mourinho berpeluang kembali menukangi Real Madrid jika Florentino Pérez memenangkan pemilihan presiden klub pada hari Minggu mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pérez yang saat ini masih menjabat sebagai presiden klub dalam kampanye pencalonan masa jabatan baru.
Pérez, yang menghadapi kandidat pengusaha energi terbarukan Enrique Riquelme dalam pemilu pertama yang diperebutkan di Real Madrid dalam 20 tahun terakhir, mengumumkan rencana tersebut melalui media sosial dalam sebuah video singkat yang menampilkan Mourinho dengan jawaban sederhana: “Ya!”
Video tersebut disertai slogan kampanye “So MOUch history to be made”, yang merupakan permainan kata yang merujuk pada Mourinho. Dalam bahasa Indonesia, slogan tersebut dapat dimaknai sebagai: “Begitu banyak sejarah yang akan dibuat.”
Baca Juga: FAM Rombak Besar-besaran Struktur Organisasi Usai AFC Temukan Kelemahan Tata Kelola
Strategi Kampanye Florentino Pérez
Langkah Pérez ini muncul di tengah upaya memperkuat dukungan setelah musim domestik yang kurang memuaskan bagi Real Madrid. Klub rival utama mereka, Barcelona, berhasil menjuarai liga secara beruntun, mempertegas dominasi mereka di kompetisi domestik.
Sementara itu, Real Madrid — klub dengan 15 gelar Liga Champions — juga gagal melangkah jauh di kompetisi Eropa setelah tersingkir di babak perempat final dalam dua musim terakhir. Kondisi ini mendorong Pérez untuk kembali membawa figur berpengalaman guna memulihkan prestasi klub.
Rencana Rival dan Kandidat Alternatif
Di sisi lain, Enrique Riquelme yang juga menjadi kandidat presiden, menyampaikan strategi berbeda. Dalam wawancara di program televisi Spanyol El Hormiguero, ia menyebut gelandang Rodri sebagai rekrutan pertama jika terpilih.
Ia juga mengincar penyerang Erling Haaland dari Manchester City serta menunjuk legenda klub Raúl González sebagai direktur olahraga.
Baca Juga: Manchester City Ancam Gugat Kandidat Presiden Real Madrid soal Haaland
Rekam Jejak Mourinho
Sejak meninggalkan Chelsea, karier Mourinho mengalami pasang surut. Ia berhasil meraih trofi Piala Liga dan Liga Europa bersama Manchester United, serta membawa AS Roma menjuarai UEFA Europa Conference League.
Perjalanan kariernya juga mencakup kepelatihan di Tottenham Hotspur, Fenerbahçe, dan Benfica, klub yang bahkan masih memiliki kontrak dengannya hingga 2027 sebelum muncul spekulasi kepindahan.
Harapan Kembalinya “The Special One”
Meski sejumlah pengamat menilai gaya pragmatis Mourinho sudah tidak lagi dominan di sepak bola modern, Pérez tampaknya melihatnya sebagai sosok yang mampu mengembalikan disiplin dan karakter kuat di ruang ganti Real Madrid.
Jika kembali terjadi, Mourinho akan memimpin skuad bertabur bintang seperti Kylian Mbappé, Vinícius Jr, dan Jude Bellingham dalam upaya mengembalikan kejayaan Los Blancos di level domestik maupun Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News