NASA mengabadikan pemandangan indah planet Saturnus saat musim panas

Jumat, 24 Juli 2020 | 10:00 WIB Sumber: CNN
NASA mengabadikan pemandangan indah planet Saturnus saat musim panas

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baru saja memperlihatkan kondisi baru dari planet yang memiliki cincin. NASA baru saja menunjukkan konsisi planet Saturnus terbarunya saat musim panas.

Planet yang memiliki cincin khasnya ini menunjukan kondisi unik saat posisinya dekat dengan matahari. Dengan posisinya yang saat ini lebih dekat dengan matahari ini, planet Saturnus mengalami perubahan musim.

Sama seperti Bumi, Saturnus juga memiliki musim yang berubah dalam periode waktu tertentu. 

Dalam kondisi terbarunya ini, NASA berhasil mengabadikan planet Saturnus saat mengalami musim panas diilihat dari belahan bumi utara. NASA berhasil mengabadikan momen indah planet Saturnus ini menggunakan teleskop luar angkasa Hubble.

Baca Juga: Meteor besar menghantam Bumi 800 juta tahun silam, ungkap ilmuwan Jepang

Teleskop Hubble merupakan teleskop luar angkasa yang dikembangkan oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA). 

Planet Saturnus dalam kondisi sekarang ini terlihat lebih hangat dari biasanya. Mengutip dari CNN, "pandangan tajam dari teleskop Hubble menunjukkan aktivitas awan berganda yang cenderung hangat akibat terkena sinar matahari langsung", ujar pihak NASA.

Teleskop Hubble ini mengambil pemandangan tersebut pad 4 Juli lalu. Kondisinya menunjukkan beberapa perubahan dari pengamatan sebelumnya.

Salah satunya yang terlihat dari bumi bagian utara, kabut planet Saturnus terlihat kemerahan. Hal tersebut kemungkinan karena terkena sinar matahaari langsung selama musim panas.

Pemandangan baru dari planet Saturnus ini juga menunjukkan objek lain. Terlihat ada dua titik di samping kanan cincin dan di bawah.

Titik tersebut merupakan Bulan Es bernama Mimas yang berada di sebelah kanan. Dan Enceladus yang berada di bawah planet Saturnus.

Terlepas dari itu semua, planet Saturnus masih memiliki misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini mengnai cincinnya. NASA sendiri juga masih mempertanyakan, kapan dan bagaimana terbentuknya cincin yang mengitari planet Saturnus ini.

Baca Juga: Elon Musk bangun pabrik Tesla di Texas, siap memproduksi Cybertruck

 

Editor: Arif Budianto
Terbaru