Sport

Pasca rincian kontrak bocor, Lionel Messi dan Barcelona akan tempuh jalur hukum

Senin, 01 Februari 2021 | 10:38 WIB Sumber: ESPN
Pasca rincian kontrak bocor, Lionel Messi dan Barcelona akan tempuh jalur hukum

ILUSTRASI. Pasca rincian kontrak bocor, Lionel Messi dan Barcelona akan tempuh jalur hukum. REUTERS/Albert Gea

KONTAN.CO.ID - BARCELONA. Lionel Messi dan Barcelona akan mengambil tindakan hukum kepada surat kabar Spanyol, El Mundo. Diketahui, El Mundo membeberkan bocoran informasi dari kontrak Lionel Messi pada hari Minggu waktu setempat.

El Mundo menerbitkan dokumen yang berkaitan dengan kontrak empat tahun Lionel Messi yang ditandatangani pada tahun 2017. Dalam dokumen tersebut memaparkan rincian rumit dari kontrak senilai € 555 juta atau sekitar Rp 9,4 triliun yang akan Messi terima jika semua add-on terpenuhi. Laporan El Mundo tersebut mengklaim bahwa kontrak Lionel Messi adalah yang terbesar yang pernah ditandatangani oleh seorang atlet.

Mengutip dari ESPN bahwa Lionel Messi akan mengambil tindakan terhadap El Mundo dan setiap personel Barcelona yang terlibat dalam kasus bocornya kontrak tersebut. Hanya ada empat salinan kontrak yakni, Lionel Messi memiliki satu dan Barcelona memiliki yang lain, La Liga memiliki salinan dan begitu juga Cuatrecasas, firma hukum yang digunakan oleh Messi.

Pihak Barcelona sementara itu menanggapi dengan menyangkal keterlibatan dalam kebocoran kontrak Lionel Messi. Perwakilan humas Barcelona mengatakan klub Catalan juga akan mengambil tindakan hukum yang sesuai terhadap surat kabar El Mundo.

Baca Juga: Minim kontroversi, 5 pemain ini sulit dibenci fans sepak bola

Camp Nou kandang Barcelona

"Mengingat informasi yang dipublikasikan hari Minggu oleh El Mundo, sehubungan dengan kontrak profesional yang ditandatangani antara FC Barcelona dan Lionel Messi, klub menyesalkan publikasinya mengingat itu adalah dokumen pribadi yang diatur oleh prinsip kerahasiaan antara para pihak," kata perwakilan Barcelona dalam sebuah pernyataan.

Pihak FC Barcelona dengan tegas menyangkal tanggung jawab apa pun atas publikasi dokumen ini. Selanjutnya, Barcelona juga akan mengambil tindakan hukum yang sesuai terhadap surat kabar El Mundo, atas segala kerusakan yang mungkin ditimbulkan akibat publikasi ini.

"FC Barcelona menyatakan dukungan mutlaknya untuk Lionel Messi, terutama dalam menghadapi setiap upaya untuk mendiskreditkan citranya, dan merusak hubungannya dengan entitas tempat dia bekerja untuk menjadi pemain terbaik di dunia dan dalam sejarah sepak bola." imbuhnya dilansir dari ESPN.

Baca Juga: Belum perpanjang kontrak, Lionel Messi raup duit Rp 9,48 triliun selama di Barcelona

Bocornya nilai kontrak Lionel Messi yang fantastis

Rincian Kontrak fantastis bocor, Lionel Messi dan Barcelona siap tempuh jalur hukum

Baca Juga: Turun Rp 2 triliun, Bercelona tetap jadi klub berpendapatan terbesar di dunia

Menurut El Mundo, Lionel Messi akan menerima maksimal € 555 juta ($ 673.9 juta) atau sekitar Rp 9,4 triliun selama empat musim, jika serangkaian persyaratan terpenuhi.

Termasuk hak gambar, laporan terkait kontrak Messi tersebut menjelaskan ia akan dibayar bonus perpanjangan € 115 juta Rp 1.9 triliun dan bonus loyalitas € 77 juta atau sekitar Rp 1.3 triliun. Bonus tersebut dibagi menjadi dua pembayaran, seperti yang diungkapkan oleh ESPN pada bulan November.

Lionel Messi juga dikatakan mendapatkan sekitar € 72 juta Rp 1.2 triliun per tahun untuk bermain lebih dari 60% permainan sepanjang musim, memenangkan Liga Champions, La Liga atau Copa del Rey dan memenangkan The Best FIFA.

Baca Juga: Bursa Transfer: Tekad Ronald Koeman boyong Wijnaldum ke Barcelona

Sejumlah persyaratan terkait kinerja itu belum terpenuhi dan juga perlu dicatat bahwa Lionel Messi menerima pemotongan gaji sejak pandemi virus corona pada Maret lalu. Oleh karena itu, Messi tidak akan mendapatkan € 555 juta penuh yang tertulis dalam kontrak yang bocor oleh El Mundo. Diketahui kontrak Messi akan berakhir pada 30 Juni 2021.

Masa depan Lionel Messi di Barcelona setelah itu masih belum diketahui hingga kini. Lionel Messi mencoba untuk meninggalkan klub musim panas lalu tetapi ditutup oleh presiden saat itu Josep Maria Bartomeu.

Dalam wawancara baru-baru ini, Lionel Messi menjelaskan bahwa dia belum membuat keputusan tentang masa depannya dan akan memutuskan langkah selanjutnya ketika musim berakhir.

Sejak mendesak untuk pergi, Bartomeu telah meninggalkan Camp Nou dan presiden baru FC Barcelona akan dipilih pada 7 Maret. Ketiga kandidat presiden yakni Joan Laporta, Victor Font dan Toni Friexa , ketiganya telah menyatakan untuk mempertahankan Messi di klub.

Namun, negosiasi kesepakatan baru tidak akan dapat dimulai hingga Maret dan persyaratan baru harus sesuai dengan posisi keuangan baru klub.

Akun tahunan klub tertanggal Agustus 2020 bahwa utang kotor klub FC Barcelona telah meningkat menjadi hampir € 1,2 miliar atau sekitar Rp 20,437 T.

Selanjutnya: Laporta klaim punya modal bagus untuk pertahankan Messi di Barcelona

Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru