Sport

Tahan Spanyol dan Uruguay, Cape Verde Ukir Kisah Sensasional di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 | 11:29 WIB
Tahan Spanyol dan Uruguay, Cape Verde Ukir Kisah Sensasional di Piala Dunia 2026

ILUSTRASI. Piala Dunia - Timnas Cape Verde (REUTERS/Paul Childs)

Sumber: Reuters  | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pelatih Cape Verde Bubista menyatakan bahwa tim debutan Piala Dunia tersebut telah membuktikan bahwa mimpi dapat mengalahkan keterbatasan finansial.

Pernyataan itu disampaikan setelah Cape Verde kembali meraih hasil impresif dengan menahan Uruguay 2-2 pada Minggu (21/6/2026).

Baca Juga: Lamine Yamal Bersinar, Spanyol Hajar Arab Saudi 4-0 di Laga Grup H Piala Dunia 2026

Hasil tersebut membuat Cape Verde mencatat dua hasil mengejutkan secara beruntun, setelah sebelumnya juga menahan imbang Spanyol.

Performa ini membuka peluang mereka untuk lolos ke fase gugur dalam debut mereka di turnamen besar tersebut.

“Ketika sudah berada di lapangan, banyak hal menjadi setara. Sebesar apa pun lawan di panggung dunia, banyak tim nasional menjadi setara,” ujar Bubista kepada wartawan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa bukan hanya dalam sepak bola, tetapi juga dalam aspek kehidupan lainnya. Bahwa Anda bisa meraih hal besar terlepas dari tantangan, baik finansial maupun lainnya, selama Anda punya mimpi dan mengejarnya.”

Baca Juga: Iran Curi Poin di Laga Sengit Piala Dunia 2026, Belgia Mandul 0-0

Cape Verde kini berada di peringkat ketiga grup dengan dua poin, sejajar dengan Uruguay dan hanya tertinggal dua poin dari Spanyol di puncak klasemen.

Arab Saudi berada di posisi juru kunci dengan satu poin, sehingga persaingan menuju fase gugur masih sangat terbuka.

Bubista menyebut bahwa dengan hasil yang diraih melawan dua tim besar, fokus Cape Verde kini adalah mengejar tiket ke babak berikutnya.

“Melihat apa yang sudah kami lakukan melawan dua tim kelas dunia, saya pikir sangat wajar jika kami fokus untuk lolos,” katanya.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tetap rendah hati menjelang laga terakhir melawan Arab Saudi.

Menurutnya, lawan mereka masih memiliki peluang untuk lolos sehingga pertandingan akan tetap sulit.

Baca Juga: Mesir Cetak Sejarah Piala Dunia, Taklukkan Selandia Baru 3-1 Berkat Inspirasi M Salah

Selain aspek olahraga, Bubista juga menekankan misi Cape Verde untuk memperkenalkan identitas negara mereka ke dunia internasional.

“Kami di sini untuk menunjukkan negara kami ke seluruh dunia. Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga budaya, musik, sejarah, dan para pendukung kami,” ujarnya.

Di luar pertandingan, Bubista juga memberikan hadiah kepada pelatih Uruguay Marcelo Bielsa sebagai bentuk penghormatan. Ia menyebut Bielsa sebagai sosok panutan bagi banyak pelatih, khususnya di Afrika.

“Bagi saya dan banyak pelatih lainnya, terutama di Afrika, Bielsa adalah seorang master. Kami telah mempelajari apa yang ia lakukan sepanjang kariernya,” kata Bubista.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru