kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Tips supaya finish strong mengikuti trail run ala Ruth Theresia


Sabtu, 09 November 2019 / 22:59 WIB

Tips supaya finish strong mengikuti trail run ala Ruth Theresia
ILUSTRASI. Lari lintas alam alias trail running

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi Anda penggemar olah raga lari pasti tidak asing dengan trail run. Meski belum setenar road run, lari lintas alam ini sudah perkembangan pesat.

Mulai banyak ajang lari trail run di gelar sepanjang tahun. Komunitas-komunitas pencinta trail run pun mulai bermunculan.

Baca Juga: Astra Half Marathon ajak 4.000 pelari mengurangi pemakaian plastik

“Jadi untuk segi peminat sekarang sudah berkembang sih. Kalau dibandingkan road, jelas road masih lebih banyak secara kuantitas orang-orangnya. Tapi kalau skala pertumbuhan sekarang lebih banyak,” ujar Ruth Theresia, atlet perempuan trail run kepada Kontan.co.id dalam acara road to BTS Ultra 2019 beberapa waktu lalu.

Menurutnya, trail run memiliki keistimewaan dibandingkan road run. Terutama dari sisi petualangannya. Pasalnya, pelari bakal disuguhi pemandangan alam yang apik sepanjang jalur.

“Track yang lebih menantang karena ada menanjaknya dan downhill, jadi track tidak selalu flat,” paparnya.

Baca Juga: Ketahui Makanan dan Jenis Olahraga yang Sesuai dengan Gen Anda

Bagi Anda yang tertarik dengan trail run, penyandang 'Runner of The Year' di ajang Asia Trail Master 2018 ini pun berbagi tips, di antaranya;

1. Pelari harus memiliki dasar pengetahuan atletik

2. Mempersiapkan gear khusus, mengingat trail run lebih berbau adventure.

3. Memiliki kemampuan survival dan orientasi medan. Tujuannya untuk menghadapi kondisi kalau tersesat di track lari.

“Kalau di road pelari dimanjakan dengan water station per 2,5 km dan dengan marshal yang jelas,” jelasnya.

Persiapan mengikuti race event:

1. Latihan minimal tiga bulan sebelum lomba

2. Latihan kombinasi, tidak selalu lari tetapi juga dipadukan latihan penguatan terutama bagian lower.

3. Memastikan kelengkapan gear; hydration vest, food supply, jaket windbreaker, emergency blanket, dan handphone.

4. Pelajari peta rute lari, terutama untuk menentukan kecepatan, ritme, irama, langkah, dan elavasi medan. Tentunya berkaitan dengan cut off time (COT).

Bagi pemula, Ruth menyarankan untuk mencoba event trail run seperti Tahura Trail Running Race di Bandung yang digelar pada bulan Januari. BTS Ultra kategori 30 Km juga terbilang cocok bagi pemula. Selamat mencoba!


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×