Bikin kecewa, satelit Starlink milik Elon Musk mengganggu keindahan komet Neowise

Senin, 27 Juli 2020 | 09:39 WIB   Penulis: Arif Budianto
Bikin kecewa, satelit Starlink milik Elon Musk mengganggu keindahan komet Neowise

ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kedatangan komet Noewise menjadi momentum paling berharga bagi para pemburu foto objek astronomi. Komet yang melintas pada 19-25 Juli lalu ini dapat dilihat dengan mata telanjang jika polusi cahanya sedikit.

Meskipun begitu bakal lebih afdol jika mengabadikan momen komet yang paling cerah ini dengan teleskop atau kamera. Komet Neowise sendiri merupakan komet yang paling cerah dibandingkan dengan komet Hale-Bopp yang muncul tahun 1995-1996.

Tidak ingin kehilangan momentumnya, para astrofotografer telah mempersiapkan berbagai peralatannya untuk mengabadikan pemandangan cantik komet Neowise di langit malam. Sayangnya beberapa peralatan yang sudah dipersiapkan untuk mengabadikan komet Neowise tidak menghasilkan gambar yang memuaskan.

Baca Juga: Meteor besar menghantam Bumi 800 juta tahun silam, ungkap ilmuwan Jepang

Mengutip dari Livescience, Senin (27/07/2020) seorang astrofotografer bernama Daniel Lopez berhasil menangkap beberapa gambar komet Neowise. Sayangnya pemandangan indah komet Neowise yang berhasil ditangkap terganggu ratusan satelit milik Elon Musk.

 

Benar sekali, ratusan satelit milik Elon Musk yang diluncurkan bersama dengan perusahaan miliknya SpaceX mengganggu pemandangan indah komet Neowise. Melalui gambar yang berhasil ditangkap Dainel Lopez terdapat garis-garis yang melintasi komet.

Citra yang memperlihatkan garis-garis tersebut adalah ratusan satelit Starlink yang telah diluncurkan sejak tahun 2019 lalu. Satelit Starlink dikirimkan oleh SpaceX untuk mengorbit di planet Bumi dengan tujuan memberikan akses internet lewat satelit.

Sayangnya niat baik tersebut kini justru mengganggu para penikmat fotografi objek astronomi. 

Masih mengutip dari halaman yang sama, satelit Starlink yang mengorbit pada ketinggian ternyata memberikan refleksi cahaya saat diambil citranya menggunakan teleskop atau kamera. Dengan begitu citra yang diambil meninggalkan noda terang pada sensor teleskop dan mencemari data yang dikumpulkan saat pengamatan.

Kehadiran komet Neowise pada dasarnya meningkatkan minat baru bagi para fotografer untuk mengabadikan pemandangan langit. Disaat bersamaan satelit-satelit yang mengorbit di Bumi justru mengganggu kenikmatan mereka.

Baca Juga: Komet Neowise akan melintasi Indonesia, ini waktu dan bagaimana cara melihatnya

Editor: Arif Budianto
Terbaru