Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PSSI resmi menunjuk pelatih asal Inggris, John Herdman sebagai juru taktik baru bagi Timnas Indonesia.
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) melalui kanal resmi PSSI.
Dalam kontrak yang ditandatanganinya, John Herdman sepakat dengan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Mengutip dari Kita Garuda, PSSI menjelaskan peran Herdman tidak hanya terbatas pada tim senior, namun juga Timnas U23 Indonesia.
Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru: Posisi Timnas Indonesia Tak Bergerak
“Herdman dikontrak dengan skema jangka panjang 2+2 tahun dan diberi peran ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U23,” bunyi pernyataan di Kita Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji dalam keterangannya mengatakan jika PSSI sebenarnya sempat menimbang calon pelatih Timnas Indonesia antara Giovanni Van Bronckhorst dan John Herdman.
Namun, ada beberapa pertimbangan yang dibahas pada rapat exco PSSI yang akhirnya memutuskan John Herdman sebagai sosok yang terpilih sebagai pelatih Timnas Indonesia.
"Jadi pertimbangannya yang pertama setelah kita lakukan interview dilakukan teman-teman, jadi mengerucut ke dua nama Giovanni (Van Bronckhorst) dan John Herdman."
"Dua nama itu kita bahas kembali di rapat exco dengan berbagai macam pertimbangan mendasar," ujar Sumardji dalam acara Sapa Indonesia Malam KOMPAS TV, Sabtu (3/1/2026) malam WIB.
Alasan John Herdman Dipilih PSSI
Sumardji mengatakan jika salah satu pertimbangan yang dibuat PSSI yaitu terkait kemauan sang pelatih untuk menetap di Indonesia.
"Salah satu hal yang menjadi pertimbangan kami adalah pelatih ini mau tidak tinggal di indonesia selama menjalin kontrak," tambahnya.
PSSI mencari sosok pelatih yang mau tinggal di Indonesia untuk bisa mengenal budaya hingga sepak bola di Tanah air.
"Ini yang menjadi pertimbangan utama, kenapa? Karena ketika pelatih itu mau tinggal di Indonesia secara otomatis akan lebih mengenal budaya kita dan akan lebih mengenal pemain, pelatih, klub," tandasnya.
Baca Juga: PSSI Sepakat Akhiri Kerjasama dengan Tim Kepelatihan Timnas
Sumardji mengatakan jika cara tersebut dilakukan berkaca dari pengalaman sebelumnya yang telah menjadi bahan evaluasi oleh PSSI.
"Kami mendasari dari evaluasi sebelumnya. Kalo pelatih on-off tentu kan klub-klub dirugikan karena tidak bisa memantau dan diskusi baik dengan pelatih, dengan owner klub, ini penting sekali, karena pengembangan sepak bola butuh kebersamaan," sambungnya.

Siap Bawa Keluarga ke Indonesia
John Herdman menyatakan kesediaanya untuk tinggal di Indonesia dan membawa serta keluarganya. Alasan itu yang membuat PSSI akhirnya memilih Herdman.
"Dia sendiri bilang ketika interview, dia bilang jika Indonesia memilih saya (John) maka saya dengan keluarga saya akan saya bawa langsung ke Indonesia dan tinggal di Indonesia. Jadi itu pertimbangan," ujar mantan manajer Timnas Indonesia itu.
Sebelumnya, Sumardji mengatakan jika john Herdman dijadwalkan tiba ke Indonesia pada 12 Januari 2026.
"Tanggal 12 John datang (ke Indonesia)," ujar Sumardji lewat pesan singkat kepada awak media, Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: Shin Tae-yong Bantah Rumor Kembali Latih Timnas Indonesia Usai Dipecat Ulsan HD
Sumardji mengatakan jika pelatih asal Inggris itu akan datang sendiri ke Tanah Air. Terbuka potensi di momen tersebut dia akan diperkenalkan kepada publik.
"Dia akan datang sendiri," tutur Sumardji.
Usai diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, tugas berat telah menanti John Herdman dalam beberapa bulan ke depan.
Jadwal pertandingan pertama John Herdman yaitu mendampingi Timnas Indonesia yang akan tampil di FIFA Series 2026 pada 23-31 Maret 2026.
Selain itu, John Herdman juga ditunggu sejumlah agenda di FIFA Matchday pada Juni, September, Oktober, hingga November 2026.
Pada tahun ini juga akan digelar Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
Selanjutnya: Aturan Terbit, Ditjen Pajak Bisa Mengintip Data E-Wallet Hingga Kripto Mulai 2026
Menarik Dibaca: Cara Mudah Mencari Tambahan Penghasilan untuk Kebutuhan yang Mendesak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
