HOME

Ini dia lima spot menarik untuk menikmati keelokan Danau Toba dari ketinggian

Minggu, 08 September 2019 | 07:00 WIB   Reporter: Agustinus Respati, Ratih Waseso, SS. Kurniawan
Ini dia lima spot menarik untuk menikmati keelokan Danau Toba dari ketinggian

ILUSTRASI.

Bukit Holbug

Masih di Samosir, Anda juga bisa menikmati keindahan Danau Toba dari ketinggian di Bukit Holbung yang terletak di Desa Hariarapohan, Kecamatan Harian. Hanya saja, akses jalannya begitu masuk Kota Kecamatan Harian tidak terlalu bagus.

Dari Tuktuk Siadong, perjalanan memerlukan waktu 1 jam 30 menit, lewat Pangururan, Ibu Kota Samosir. Lalu, melintasi Jembatan Tano Pongol yang menyatukan Pulau Samosir dengan daratan Sumatra.

Untuk mencapai beberapa spot menarik di Bukit Holbung, Anda harus mendaki melewati anak tangga dan jalan setapak, sekitar 10–20 menit, dengan padang rumput di kanan-kiri. Begitu sampai di spot tersebut, Anda bak berada di Bukit Padar yang ada di Labuan Bajo lantaran pemandangannya mirip, teluk di bawah bukit.

Harga tiket masuknya Rp 5.000 per orang. “Kalau hari libur, banyak yang kemping,” kata Eljon Sihotang, Pengurus BUMDes Hariarapohan, pengelola Bukit Holbung.

Panatapan Bakkara

Jangan lewatkan Lembah Bakkara. Tanah kelahiran Raja-Raja Sisingamangaraja ini bisa Anda jangkau dari Geosite Sipinsur lewat Jalan Sisingamangaraja. Tapi, ada sedikit bagian jalan belum beraspal. Perjalanan sampai Lembah Bakkara memakan waktu sekitar 35 menit, dengan sebagian menyusuri pinggiran Danau Toba.

Di Lembah Bakkara terdapat situs yang dulunya merupakan Istana Raja Sisingamangaraja. Tempat kediaman Raja Sisingamangaraja I–XII yang memerintah 1530–1907 ini pernah dibumihanguskan pasukan Tuanku Rao (Bonjol) pada 1825 dan Belanda pada 1878 silam.

Kemudian, Pemerintah RI dan masyarakat membangunnya kembali pada 1978.  Di dalam kompleks istana terdapat makam Raja Sisingamangaraja X dan XI.

Kemudian, ada empat bangunan rumah Batak kuno yang merupakan replika istana: Ruma Bolon (tempat menerima tamu kerajaan), Ruma Persaktian (tempat tinggal raja dan keluarga), Sopo Godang (tempat kegiatan seni dan budaya), dan Sopo Bolon (tempat penyimpanan peralatan dan hasil-hasil pertanian juga perbekalan). Ada pula Bale Pasogit merupakan tempat semadi raja dan Batu Siungkapungkapon.

Untuk masuk ke istana yang terletak di Dusun Lumban Raja, Kecamatan Baktiraja ini, pengunjung tidak dipungut bayaran alias gratis. Tapi, Anda boleh memberi uang kebersihan dengan memasukkan ke kotak yang ada di kompleks istana. “Kami ada rencana mendirikan patung Raja Sisingamangaraja I hingga XII,” kata Hutasoit.

Dari Istana Raja Sisingamangaraja, Anda bisa lanjut ke Panatapan Bakkara. Perjalanannya sekitar 10 menit ke arah Dolok Sanggul, Ibu Kota Humbang Hasundutan.

Dari lokasi ini, Anda bisa melihat Lembah Bakkara nan elok, yang diapit dua perbukitan dengan hamparan persawahan hijau. Benar-benar menyejukkan mata. Anda dijamin betah berlama-lama memandang Lembah Bakkara berlatar Danau Toba.

Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru