Terancam Sanksi FIFA, Jajaran Pimpinan FAM Dikabarkan Mundur Massal

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:51 WIB
Terancam Sanksi FIFA, Jajaran Pimpinan FAM Dikabarkan Mundur Massal
ILUSTRASI. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dikabarkan akan mundur massal. Langkah ini disebut 'strategic retreat' untuk menghindari intervensi FIFA. Simak alasan di baliknya. (x.com/FAM_Malaysia)

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Federasi Sepak Bola Malaysia (Football Association of Malaysia/FAM) dikabarkan tengah bersiap melakukan pengunduran diri massal jajaran komite eksekutif (exco) sebagai bagian dari langkah strategis untuk menyelamatkan masa depan sepak bola Malaysia.

Sumber internal menyebutkan, komite eksekutif FAM berencana mengajukan pengunduran diri kolektif paling cepat pada pekan depan. Langkah ini disebut sebagai “strategic retreat” guna mencegah pengambilalihan penuh oleh komite normalisasi yang ditunjuk langsung oleh FIFA.

Dengan mengundurkan diri secara sukarela, kepemimpinan FAM saat ini berharap dapat memulai proses “pembersihan” internal. Nantinya, sebuah komite sementara akan dibentuk untuk mengelola federasi sekaligus mempersiapkan Kongres Pemilihan Luar Biasa guna memilih kepengurusan baru.

“Tujuannya adalah menunjukkan kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bahwa FAM masih mampu melakukan koreksi internal tanpa intervensi penuh,” ujar seorang sumber yang dekat dengan federasi tersebut.

Baca Juga: Senegal Juara Piala Afrika (AFCON) Usai Final Penuh Drama

Ia menambahkan, jika jajaran exco tetap bertahan dan FIFA menjatuhkan sanksi skorsing, FAM berisiko kehilangan kendali sepenuhnya. “Dengan mundur sekarang, mereka menekan tombol reset atas kehendak sendiri,” katanya.

Keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan yang digelar sekitar dua pekan lalu, di mana 13 anggota komite eksekutif FAM membahas risiko isolasi internasional. Meski sempat ada penolakan dari sebagian kecil anggota, konsensus akhirnya mengarah pada pengorbanan bersama demi melindungi kompetisi domestik dan tim nasional Malaysia, Harimau Malaya.

FAM dijadwalkan menggelar konferensi pers pada 28 Januari untuk mengumumkan secara resmi proses transisi kepemimpinan tersebut.

Sebelumnya, AFC telah menyarankan agar jajaran exco FAM mengundurkan diri guna menghindari sanksi skorsing. Jika skorsing dijatuhkan, pengelolaan FAM akan diambil alih sementara oleh FIFA dan AFC.

Tekanan terhadap FAM meningkat sejak November tahun lalu, ketika komite banding FIFA menolak banding yang diajukan FAM bersama tujuh pemain naturalisasi—Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dinyatakan melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dan pemalsuan dokumen.

Sebelumnya, komite disiplin FIFA menjatuhkan denda sebesar CHF350.000 atau sekitar RM1,8 juta kepada FAM. Sementara itu, masing-masing dari tujuh pemain dikenai denda CHF2.000 (sekitar RM10.600) serta larangan beraktivitas dalam sepak bola selama 12 bulan.

Baca Juga: Manchester City Perkuat Lini Belakang dengan Datangkan Marc Guehi

FIFA juga menganulir hasil tiga laga persahabatan internasional Malaysia pada tahun lalu, dengan memberikan kemenangan 3-0 kepada lawan-lawannya, yakni Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina. Selain itu, FAM dikenai denda tambahan sebesar CHF10.000 atau sekitar RM51.414.

Masalah FAM berpotensi semakin panjang. AFC dikabarkan tengah mempertimbangkan pengurangan poin bagi Malaysia dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Hal ini menyusul masih berjalannya proses banding FAM ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) terkait sanksi FIFA terhadap federasi dan para pemain keturunan tersebut.

Malaysia juga tercatat menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat saat meraih kemenangan 2-0 atas Nepal pada 25 Maret serta kemenangan 4-0 atas Vietnam pada 10 Juni lalu, yang semakin memperumit posisi FAM di mata otoritas sepak bola internasional.

Selanjutnya: Hujan Sangat Deras di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/1)

Menarik Dibaca: Hujan Sangat Deras di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Close [X]