KONTAN.CO.ID - Pertandingan Timnas Futsal Indonesia dan Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026 dimenangkan secara dramatis oleh skuad Garuda setelah babak perpanjangan waktu yang berlangsung menegangkan dan penuh drama.
Pertandingan empat besar Piala Asia Futsal 2026 ini harus dipisahkan lewat babak tambahan waktu setelah kedua tim bermain 3-3 di waktu normal.
Pertandingan Timnas Futsal Indonesia vs Jepang bergulir di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).
Indonesia di peringkat ke-23 dunia masih sama kuat dengan Jepang yang duduk di ranking 13.
Baca Juga: Download FF Beta Jujutsu Kaisen yang Aman di Mana? Berikut Penjelasan & Link Resminya
Gol-gol skuad Merah Putih dicetak oleh Samuel Eko, gol bunuh diri lawan, dan Firman Adriansyah di waktu normal.
Reza Gunawan dan Dewa Rizki lalu mencetak gol di babak perpanjangan waktu.
Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Iran di partai pamungkas. Sebelum ini, Iran telah lolos ke final setelah mengalahkan Irak dengan skor 4-2.
BABAK PERTAMA
Atmosfer Indonesia Arena menggelora sejak sebelum laga dimulai. Tribune La Grande Indonesia menyanyikan lagu-lagu nasional mendukung para pemain.
Sementara, mereka juga mengibarkan spanduk-spanduk berisikan nama para personel Merah Putih beserta nama pelatih Hector Souto.
Baca Juga: Jadwal Rilis GTA VI Sudah Pasti Rilis Tahun 2026? Inilah yang Harus Anda Ketahui
Lima pertama yang turun adalah Ahmad Habiebie, Rizki Xavier, M.Iqbal, Israr Megantara, dan Firman Adriansyah. Jepang mengambil kickoff laga babak pertama dengan para pemain Garuda melakukan press intens.
Habiebie harus melakukan penyelamatan dengan dadanya sebelum Shoto Yamanaka mengancam gawangnya dengan tembakan yang masih melebar.
Yogi Saputra lalu memaksa kiper Jepang Hiroshi Tabuchi untuk melakukan penyelamatan bagus. Tembakan Kokoro Harada kemudian mengenai mistar bawah gawang Habiebie.
Samuel Eko berhasil mengoyak gawang Jepang lewat tembakan kaki kiri usai rekan setimnya merebut bola sebelum mencapai tangan kiper Jepang.
Tomoki Yoshikawa kemudian menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran saat Merah Putih hendak melakukan turn over.
Reza Gunawan berganti memaksa kiper Tabuchi untuk melakukan penyelamatan bagus.
Jepang dua kali mengancam dalam waktu dekat, Kazuya Shimizu mengenai tiang bawah sebelum Habiebie harus melakukan penyelamatan dari tembakan jarak jauh.
Habiebie kemudian harus melakukan penyelamatan lagi kali ini dari tembakan menyengat Takehiro Motoishi. Skor 1-0 saat kedua tim masuk ruang ganti.
Baca Juga: Jujutsu Kaisen S3 Episode 6 Tayang Jam Berapa? Penyamaran Yuji dan Megumi Terbongkar!
BABAK KEDUA
Indonesia menggandakan kedudukan lewat sontekan gol bunuh diri pemain Jepang yang berupaya menghalau tembakan keras datar Ardiansyah Nur.
Tembakan kaki kiri Yusei Arai dari skema tembakan bebas masih melabrak mistar gawang Habiebie.
Habiebie kemudian jebol lewat tembakan keras mendatar Motoishi yang mengelabui sang kiper. Skor 2-1 membuat para penonton di Indonesia Arena gugup. Sementara, sedikit suporter Jepang yang hadir di stadion bernyanyi lebih lantang.
Laga kemudian berjalan ketat antara kedua tim dengan Samurai Biru terus menekan pertahanan Garuda.
Baca Juga: Kinji Hakari Jujutsu Kaisen: Siapa Dia, Mengapa Diskors, dan Sekuat Apa?
Jepang kemudian melakukan rotasi bola dengan bagus dan peluang diselesaikan oleh tembakan datar keras Kazuya Shimizu.
Skor 2-2 dijawab dengan para suporter makin melantangkan suara demi mendukung pasukan Hector Souto.
Kartu kuning kemudian diberikan kepada Kokoro Harada setelah melanggar Yogi. Untuk kedua kalinya, Yogi pun harus ditandu keluar lapangan.
Namun, tak lama Indonesia pun mencetak gol ketiga lewat tusukan FIrman Adriansyah setelah ia memanfaatkan operan Samuel dengan 1 menit 38 detik tersisa. Penalty check dilakukan untuk sebuah handsball di area terlarang dan diberikan.
Kiper Habiebie berhadapan dengan kapten Jepang Shimizu. Sang pemain lawan tersebut mengeksekusi peluang dengan baik lewat tembakan mendatar ke sisi kanan bawah sang kiper.
Red card check lalu dilakukan setelah Rio Pangestu tampak mendapat sikutan dari Shimizu.
Setelah melihat monitor, keputusan wasit adalah kartu kuning yang membuat penonton di Arena kecewa. Skor imbang di waktu normal pun 3-3.
Baca Juga: Olimpiade Musim Dingin 2026: Kapan Digelar, di Mana, dan Daftar Cabang Olahraga
BABAK PERPANJANGAN WAKTU
Kedua tim lalu melakukan babak perpanjangan waktu sepanjang masing-masing lima menit. Suporter Jepang kembali menemukan suara mereka dan menabuh gendang.
Akan tetapi, di tengah kebangkitan Jepang tersebut skuad Garuda menambah gol lagi lewat tembakan roket Reza Gunawan yang menembus sisi kiri kiper Tabuchi.
Firman Adriansyah lalu memaksa kiper lawan melakukan penyelamatan terbang untuk menghalau gol kelima timnya. Jepang kemudian melakukan power play dengan memasukkan Shimizu sebagai pengganti kiper tetapi hal itu menjadi bumerang.
Rizki menambah keunggulan Garuda jadi 5-3 setelah ia melepas tembakan datar ke gawang kosong.
Baca Juga: Kode Redeem Mobile Legends (ML) Februari 2026: Jangan Sampai Lewatkan Hadiah Gratis!
Sempat ada drama tambahan ketika wasit memberikan penalti setelah Habiebie melanggar seorang pemain lawan dengan 1 menit 4 detik tersisa.
Pergantian kiper dilakukan dengan Nizar Nayaruddin masuk untuk Habiebie tetapi tembakan pemain Jepang itu mengangkasa yang disambut oleh sorakan fans tuan rumah.
Skor akhir pun 5-3 untuk kemenangan Merah Putih.
Selanjutnya: Pembiayaan KDMP Tembus Rp 148,6 Triliun, MBG Tembus Rp 1,02 Triliun selama 2025
Menarik Dibaca: Net Worth vs Gaji: Kenapa Orang Kaya Fokus Kekayaan Bersih, Bukan Penghasilan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News