UEFA hentikan sementara proses hukum atas Madrid, Barcelona, dan Juventus

Minggu, 13 Juni 2021 | 16:00 WIB Sumber: Sportskeeda
UEFA hentikan sementara proses hukum atas Madrid, Barcelona, dan Juventus

KONTAN.CO.ID - NYON. UEFA menangguhkan proses disipliner hukum terhadap Real Madrid, Juventus, dan Barcelona. Ini terkait keterlibatan ketiga tim dalam Liga Super Eropa untuk memisahkan diri dari kompetisi milik otoritas Eropa.

Dalam sebuah pernyataan yang UEFA keluarkan, UEFA memutuskan untuk menangguhkan tindakan hukum. Keputusan ini terkait dengan hasil sidang Hakim Swiss dan Madrid, namun hal ini bersifat sementara. 

"UEFA mencatat keputusan yang diambil Badan Banding UEFA independen untuk menangguhkan sementara proses disipliner yang telah dibuka terhadap  Barcelona, ​​​​Juventus, dan Real Madrid atas potensi pelanggaran kerangka hukum UEFA sehubungan dengan apa yang disebut proyek Liga Super," kata UEFA.

Logo UEFA Champions League dan Europa League

Baca Juga: Ini bocoran jumlah hadiah Liga Champions, Liga Europa, & Liga Konferensi musim depan

Dari 12 anggota pendiri asli, Juventus, Real Madrid, dan Barcelona adalah satu-satunya tim yang tersisa di Liga Super Eropa.

Mengutip dari SportskeedaUEFA sebelumnya telah mengancam ketiganya dengan sanksi berat. Salah satunya adalah larangan tampil di Liga Champions jika tetap mempertahankan gagasan Liga Super Eropa.

Dalam pernyataannya, UEFA juga mengklarifikasi mereka masih tidak senang dengan proyek Liga Super Eropa. Sehingga, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus bisa segera menghadapi tindakan.

"Keputusan Badan Banding UEFA yang independen telah diambil tanpa mengurangi pertanyaan tentang keberlakuan perintah Pengadilan di Swiss. Dengan mengandalkan perintah Pengadilan, tiga klub yang disebutkan telah berusaha untuk melindungi diri dari potensi konsekuensi disipliner terkait dengan ini yang disebut proyek Liga Super," sebut UEFA, seperti dikutip dari Sportskeeda.

Baca Juga: UEFA buka penyelidikan tiga klub yang belum mundur dari Liga Super Eropa

Berpotensi melanggar kerangka hukum UEFA

Atas dasar dukungan berkelanjutan terhadap Liga Super Eropa, UEFA percaya ketiga klub telah melanggar kerangka hukum UEFA. Tentunya, UEFA masih bersikeras untuk cepat atau lambat mengeluarkan tindakan disipliner.

"UEFA memahami mengapa proses disipliner perlu ditangguhkan untuk sementara waktu, tetapi tetap percaya diri dan akan terus mempertahankan posisinya di semua yurisdiksi yang relevan," kata UEFA.

Sebelumnya, ada 6 klub Liga Inggris yang telah bergabung dengan Liga Super Eropa. Lalu, FA Inggris mengonfirmasi pada Rabu bahwa keterlibatan dalam Liga Super Eropa itu salah.

European Super League atau Liga Super Eropa

 

Baca Juga: Sabet gelar Liga Europa, Villarreal dapat bonus tiket fase grup Liga Champions

Dalam pernyataan bersama yang dirilis oleh FA Inggris, tim kena denda sebesar £ 22 juta, berkisar Rp 442 miliar. Denda ini bertujuan untuk digunakan dalam peningkatan sepak bola akar rumput di negara tersebut. 

"Denda 22 juta poundsterling adalah isyarat niat baik yang akan mengarah pada kebaikan permainan, termasuk investasi baru untuk mendukung penggemar, sepak bola akar rumput, dan program komunitas," ungkap FA.

Klub juga telah sepakat tindakan serupa di masa depan akan mendapat pengurangan 30 poin dan denda £ 25 juta (Rp 500 miliar).

Selanjutnya: Carlo Ancelotti bakal sulit belanja pemain, terjebak kondisi keuangan Real Madrid

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru