Nyok! Santap Mie Kangkung Betawi di Keriuhan Blok M

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:40 WIB
Nyok! Santap Mie Kangkung Betawi di Keriuhan Blok M
Mie Kangkung Kite di Blok M Hub, Jakarta Selatan. (KONTAN/Dupla KP Sianturi)

Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Seiring kawasan pusat perbelanjaan Blok M yang kembali menggeliat, ragam kuliner pun menjamur di sana. Tak hanya kuliner modern, sajian khas lokal unjuk gigi. Kedai Mie Kangkung Kite, salah satunya.

Lokasinya di terowongan Blok M Hub. Untuk tiba di lokasi, hanya butuh berjalan kaki sekitar 10 menit dari jembatan pusat Blok M Hub. Posisinya tepat di bawah tangga menuju terowongan yang dulunya dikenal dengan nama Blok M Mall.

Kedai Mie Kangkung Kite mulai beroperasi Juni 2024. Tapi, jangan salah, menu mie kangkung yang disajikan hasil racikan kedai rumahan yang berusia lebih 20 tahun.

Mie kangkung merupakan hasil akulturasi kuliner China dan Betawi. Rico Tungadi, Owner Mie Kangkung Kite, bercerita, ia dan rekannya membuka kedai dengan harapan bisa mengangkat kuliner lokal ini dikenal lebih luas dan dinikmati semua kalangan. Selama ini, kebanyakan kuliner mie kangkung non-halal, dan dijual skala rumahan atau dengan gerobak keliling.

"Makanya, Mie Kangkung Kite konsepnya halal. Kami pakai daging ayam, sehingga bisa dinikmati semua kalangan," tutur pria 29 tahun ini.

Demi menonjolkan nuansa lokal, kedai dikemas dengan citra Betawi tempo doeloe. Dari depan, gerai tampak seperti rumah zaman dulu, dilengkapi ornamen seperti lampu-lampu jadul. Ruangan hanya mengandalkan kipas angin alias tanpa AC. Menegaskan kesan jadul, piring, mangkuk dan gelas saji pun bercorak blurik.

Tersedia dua meja panjang di dalam kedai yang bisa menampung sekitar 24 pengunjung. Ditambah tiga meja di teras, yang masing-masing cukup untuk 2-4 orang. Begitu masuk kedai, pengunjung disambut alunan irama khas Betawi.

Baca Juga: Sarapan Sederhana, Nasi Megono Mak Nut nan Sedap

Nah, pesan langsung menu utamanya, mie kangkung. Bisa pilih size alias porsi: sedang atau gede.

Sekitar 10 menit, semangkuk mie dengan kuah berwarna kecoklatan tersaji hangat. Mie kuning disajikan bersama kangkung, tauge, daging ayam cincang yang melimpah, plus topping bawang goreng.

Tambahkan perasan jeruk limau dan sambal. Segera santap mie kangkung selagi hangat!

Begitu mendarat di mulut, rasa gurih dan manis kuahnya menggoyang lidah. Tekstur kuah ringan, tak bikin eneg. Perasan air jeruk limau menambah sensasi segar. Makin afdal, karena ada rasa pedas dari sambal yang terbuat dari kacang tanah giling plus cabai.

Tekstur mie gampang dikunyah, berpadu sempurna dengan kangkung dan tauge yang renyah saat dikunyah.

Siapkan perut kosong, ya, kalau mau menjajal mie kangkung di sini. Soalnya, meski pesan yang porsi sedang, sangat mengenyangkan.

Bahan premium

Yang membedakan dengan mie kangkung pada umumnya, kata Rico, kuah mie yang disajikan di kedainya tidak ditambah tepung pengental. Makanya, kuah terbilang bening, namun kaya kaldu yang berasal dari daging ayam dan ebi.

Daging ayam dan ebi dimarinasi lalu dimasak selama empat jam, sehingga keluar rasa manis dan gurih alami. Memang, ada tambahan gula merah, garam, dan kecap, namun tidak dominan. "Kuah tak bau amis, karena kami pakai ebi kualitas premium," imbuh Rico.

Baca Juga: Hangat dan Gurih Pantiaw Kuah Ikan Khas Bangka yang Legendaris

Formula kaldu itu rupanya hasil racikan dapur keluarga Stefanus, co-owner Mie Kangkung Kite. Sang ibu yang meracik sendiri dan berjualan mie kangkung skala rumahan di Sunter, Jakarta Utara, sejak 2002 lalu, sebelum diboyong sebagai menu andalan di kedai Mie Kangkung Kite.

Bukan cuma rasa yang lezat, Rico mempertimbangkan pula sisi kesehatan konsumen. Makanya, dia mengaku, mie kuning dibuat tanpa menambahkan air abu. Biasanya, bahan itu dipakai untuk memberikan tekstur kenyal pada mie. Tetapi, mengonsumsi kandungan air abu dalam jangka panjang kurang baik untuk kesehatan.

Demi memuaskan konsumen, Rico mengklaim, menggunakan semua bahan kualitas terbaik, termasuk untuk sayur-sayuran. Kangkung wajib kualitas bagus, agar ketika dimasak dan disajikan tetap tampak hijau segar dan tak alot. Selain itu, ia sengaja menyajikan porsi yang melimpah dalam semangkuk mie kangkung, agar konsumen puas. Cuma, konsekuensinya, harga seporsi mie kangkung memang jadi relatif premium.

Nah, kalau cuma mau ngemil, pengunjung bisa, lo, memesan menu pendamping alias side dish. Tersedia siomai dan bakpao, yang isinya daging ayam cincang maupun kacang ijo.

Baca Juga: Papeda Kuah Ikan, Hidangan Gurih Kaya Rempah di Kuali Ambon Manis

Menu side dish cukup ditebus mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 12.500 per buah. Sedangkan untuk menikmati seporsi mie kangkung, perlu merogoh kocek Rp 45.000 porsi sedang dan Rp 55.000 porsi gede.

Tersedia pula pilihan minuman untuk membilas lidah. Ada teh hingga soda. Harganya bervariasi, mulai Rp 10.000 sampai Rp 20.000 per gelas.

Kedai Mie Kangkung Kite buka setiap hari, mulai pukul 10.00 pagi sampai 9.30 malam.

Kalau hari kerja, kedai ini bisa menjual sekitar 100 sampai 150 porsi mie kangkung dalam sehari. Rico bilang, pengunjung semakin ramai saat weekend alias akhir pekan. Dalam sehari, mie kangkung bahkan bisa terjual 150 sampai 200 porsi.

 

Mie Kangkung Kite

Jl. Melawai 5 Kebayoran Baru, Jakarta SelatanHP: 085119776885

Koordinat GPS:

--6.24365, 106.80121

Selanjutnya: Moody's Pangkas Outlook Kredit Indonesia, Ini Kata Bos Danantara

Menarik Dibaca: Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU

Close [X]